Wisatawan Luar Kota Tasik Keluhkan Kondisi Situ Gede, Singgung Sampah dan Infrastruktur 

Kamis, 27 April 2023 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Salah satu wisatawan asal Bandung yang memadati Situ Gede kota Tasikmalaya pasca Idul Fitri 1444 H mengeluhkan kebersihan dan insfratruktur jalan diwilayah obyek wisata kebanggaan kota resik ini.

Pasalnya, jalan sekeliling Obyek Wisata ini dinilai rusak parah padahal situ Gede seandainya dijaga kebersihan atau jalan kawasan ini bagus akan membuat pengunjung betah.

Dengan begitu, pastinya akan mengundang wisatawan lain datang sekedar untuk melihat keindahan alam ini, demikian hal ini dikeluhkan oleh pengunjung asal Bandung Amelia (54) kepada MNP, Kamis (27/04/2023).

Menurutnya, dengan keindahan alam dirinya merasa sangat kecewa dengan keadaan sampah yang berserakan hampir sepanjang jalan tempat wisata ini.

“Belum lagi dibibir situ sampah bercampur gulma apung membuat kami dan keluarga enggan berlama lama disini,” cetus Amelia.

Dia pun sempat menanyakan kepada salah satu warung nasi disekitar situ, kenapa tidak ada inisiatif membersihkan sampah?

“Padahal pemerintah daerah tidak memungut distribusi untuk usaha disini, dan hanya warung nasi ini yang mau peduli dan menyumbangkan tong buat sampah,” sindir Amelia.

Berbeda dikatakan pengunjung asal Ciamis yang enggan disebut namanya, seharusnya pengelolaan wisata situ gede harus lebih profesional.

“Ya, seharusnya tiket masuk disatukan dengan tiket perahu atau permainan lainnya,” ungkapnya.

“Jadi, ketika nanti ada pengunjung celaka, maaf kami tidak mengharapkan seperti itu, kalau bisa jadi satu tiket kan bisa di dipertanggungjawabkan sebagai klaim asuransi,” paparnya.

Dia menegaskan, dengan ini, wisatawan meminta Pemerintah Provinsi Jabar memberikan porsi lebih untuk penanganan sampah dan keselamatan pengunjung dilokasi wisata ini.

Selain itu lanjut dia, untuk masalah sampah seharusnya para pedagang atau pemilik perahu dan yang usaha disini seharusnya rutin membersihkan area ini.

“Juga untuk pemerintah seharusnya melakukan teguran kepada pelaku usaha di wisata ini untuk rutin membersihkan sampah dilokasi Situ Gede,” tandasnya. (SN)

Loading

Berita Terkait

Bukti Nyata Wakil Rakyat Hadir, Anggota DPR-RI Rizal Bawazier Desak RUU Perkoperasian
Sering Mati dan Keruh, Pelanggan Perumda Air Minum Leuwiliang Kecewa
Bupati Franc Bernhard Tumanggor Dukung Penuh Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Pakpak Bharat
Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H
Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026
PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup
MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan
Banyak Sekolah Direvitalisasi, Mengapa SDN 3 Puspahiang Malah Terlewat?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:01 WIB

Bukti Nyata Wakil Rakyat Hadir, Anggota DPR-RI Rizal Bawazier Desak RUU Perkoperasian

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:41 WIB

Sering Mati dan Keruh, Pelanggan Perumda Air Minum Leuwiliang Kecewa

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:23 WIB

Bupati Franc Bernhard Tumanggor Dukung Penuh Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Pakpak Bharat

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:09 WIB

Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:36 WIB

Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026

Berita Terbaru

Ket foto : Instalasi Air Minum Milik Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor, di Kp Geledug-Desa Barengkok, Kecamatan Leuwiliang. (Photo : Jeffry Sukapura/Tim)

Berita terbaru

Sering Mati dan Keruh, Pelanggan Perumda Air Minum Leuwiliang Kecewa

Sabtu, 20 Jun 2026 - 10:41 WIB