Tasikmalaya, MNP – DPD Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Tasikmalaya menggelar Halal Bihalal dengan tema Unggul dalam Prestasi, Terdepan dalam Kebersamaan.
Kegiatan tersebut dalam meningkatkan silaturahmi dan saling memaafkan yang dilaksanakan di Sekretariat MUI Kota Tasikmalaya, Jl. Letjen Mashudi Kota Tasikmalaya, Minggu (7/05).
Nampak hadir para mantan ketua BKPRMI Kota Tasikmalaya, para pengurus harian DPD, para direktur daerah, Komandan Brigade, Pengurus LPP,para ketua dan pengurus DPK,juga DPKL se-Kota Tasikmalaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua DPD BKPRMI Kota Tasikmalaya Ustadz Nuki Anwar Sidik S.H.I mengatakan, dirinya merasa bersyukur dengan kebersamaan yang sudah terjalin, walau mereka pengurus yang harus mengorbankan, tenaga dan fikirannya.
Artinya lanjut Nuki, dengan kebersamaan dan Halal Bihalal ini terus memupuk tali silaturahmi kebersamaan dan Biroh perjuangan di BKPRMI, untuk kemaslahatan umat terutama di bidang bidang pendidikan dan bidang bidang lainnya.
“Sehingga lebih terasa kemanfaatannya untuk umat baik itu sosial, pendidikan dan lainnya,” ucap Nuki kepada MNP.
Dirinya menyampaikan rasa terimakasih kepada pihak pemerintah, DPRD Kota Tasikmalaya yang senantiasa mendukung dalam kegiatan kegiatan sehingga lancar dan sukses.
“Saya berharap kedepannya perbedaan perbedaan dalam pengurusan baik itu dalam pandangan, pemikiran, pendapat bisa saling mengisi diantara semuanya sehingga bisa meningkatkan kwalitas kemaslahatan untuk Umat,” harapnya.
Selain itu kata Nuki, perbedaan tadi dapat mengisi dalam internal kelembagaan seluruh lembaga dalam BKPRMI mutlak BKPRMI.
“Artinya kelembagaan TKA, TPA kalau di daerah lain kadang kadang ada pembina lain sehingga ada Pembina di bawah lembaga lain, padahal itu adalah TKA TPA.
Kemudian TAAM ini adalah Hak Cipta BKPRMI, lahir dari BKPRMI adapun TAAM kedinas Pendidikan, PAUD ke Dinas Pendidikan itu urusan Hirarki Birokrasi, akan tetapi dalam pembinaan kemudian layanan layanan adalah mutlak BKPRMI.
“Artinya tidak menutup kemungkinan juga lembaga yang alim saling kerjasama untuk memajukan dunia pendidikan, sebetulnya cuman namanya saja jadi tidak ada pengakuan dari lembaga lain bahwa ini lembaga di bawah kita,” pungkasnya. (Lex)
![]()









Tinggalkan Balasan