Terbang ke Lampung, Kapolri dan Panglima TNI Bakal Temui Keluarga Briptu Ghalib

Kamis, 27 Maret 2025 - 08:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, MNP – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto bersilaturahmi ke rumah duka Almarhum Briptu (Anm) M. Ghalib Surya Ganta di Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (26/3/2025).

Ghalib adalah satu dari tiga polisi yang ditembak mati oleh oknum TNI saat hendak melakukan penggerebekan judi sabung ayam di Lampung.

Kapolri dan Panglima bertemu sekaligus berdialog langsung dengan Ibu almarhum dan beberapa keluarga.

Sebelumnya, ibu dari Briptu Anumerta M Ghalib Surya Ganta, Suryalina merasa masih sulit menerima kenyataan bahwa sang anak yang menjadi harapannya itu tewas dalam tragedi penembakan saat penggerebekan lokasi judi sabung ayam di Lampung.

Peristiwa itu terjadi pada hari yang sama dengan kematian suami Suryalina, seolah takdir membawa anak dan ayah itu pergi beriringan. Sebulan yang lalu, ia bercerita bahwa suaminya juga baru berpulang.

“Jam setengah 6, (saya) dapat kabar anak saya ditembak, anak satu satunya,” kata Suryalina saat ditemui di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Di tempat yang sama, sang kakak, Fitri menyebutkan bahwa Ghalib merupakan harapan keluarga untuk menggantikan posisi sang ayah yang lebih dulu wafat.

“Padahal, adik saya itu harapan keluarga besar kami. Saya hancur banget lihat adik saya, kaku di atas meja autopsi, mau gimana lagi, ini memang kejadiannya seperti ini,” ujarnya.

Diketahui, tiga polisi tewas ditembak anggota TNI saat menggerebek sabung ayam di Karang Manik, Negara Batin, Way Kanan, Lampung, pada Senin (17/3) sekitar pukul 16.50 WIB.

Ketiga polisi itu adalah Kapolsek Negara Batin Way Kanan AKP Anumerta Lusiyanto, Aipda Anumerta Petrus Apriyanto dan Briptu Anumerta M. Ghalib Surya Nanta.

Ketiganya tewas dengan luka tembak di kepala dan di dada. Kapolda Lampung Irjen Helmy Santika mengatakan ditemukan total 13 selongsong yang berasal dari 3 jenis senjata api berbeda-beda dari lokasi kejadian.

Terbaru, anggota TNI AD Kopda Bazarsyah akhirnya resmi ditetapkan sebagai tersangka penembakan tiga anggota polisi hingga tewas.

“Kopda Basarsyah mengakui menembak ketiga korban, dan saat ini di tahan di Denpom II-3 Lampung,” ujar Ws Danpuspomad Mayjen TNI Eka Wijaya Permana.

Loading

Penulis : Basir

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Optimalisasi Layanan Kesehatan, Kepala Puskesmas Malangbong Dorong Percepatan Pindah Gedung
Dua Napiter Ikuti Upacara di Lapas Kendal, Teguhkan Langkah dalam Proses Pembinaan
Jelang Pengundian Nomor Cakades Sungapan, Nomor Berapa Bawa Hoki? Waindun : Tak Ada Nomor Sakti!
Cari Bibit Seniman Muda, Polres Lampung Selatan Gelar Lomba Mural Sambut HUT Lalu Lintas ke-71
Raker Srikandi Pemuda Pancasila Kota Tasikmalaya, Edwin: Momentum Perkuat Program dan Konsolidasi Organisasi
Upacara 17 September di Makodim 0612/Tasikmalaya: Hadir untuk Rakyat, Bijak Bermedia, Utamakan Keselamatan
Di Tengah Kemarau El Nino, Bupati Enrekang Yusuf Ritangnga Tancap Gas Lobi Air Bersih ke Balai Sulsel
Kenang Almarhumah Kanaya, Lagu Karya KDM Pernah Dibawakan di Acara Kenaikan Kelas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 16:24 WIB

Optimalisasi Layanan Kesehatan, Kepala Puskesmas Malangbong Dorong Percepatan Pindah Gedung

Kamis, 17 September 2026 - 15:48 WIB

Dua Napiter Ikuti Upacara di Lapas Kendal, Teguhkan Langkah dalam Proses Pembinaan

Kamis, 17 September 2026 - 15:45 WIB

Jelang Pengundian Nomor Cakades Sungapan, Nomor Berapa Bawa Hoki? Waindun : Tak Ada Nomor Sakti!

Kamis, 17 September 2026 - 15:37 WIB

Cari Bibit Seniman Muda, Polres Lampung Selatan Gelar Lomba Mural Sambut HUT Lalu Lintas ke-71

Kamis, 17 September 2026 - 15:30 WIB

Raker Srikandi Pemuda Pancasila Kota Tasikmalaya, Edwin: Momentum Perkuat Program dan Konsolidasi Organisasi

Berita Terbaru