GARUT, MNP – SMK Negeri 6 Garut, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menerima bantuan pemerintah melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026.
Bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tersebut dialokasikan untuk pembangunan baru Ruang Praktik Siswa (RPS) Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).
Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana SMKN 6 Garut, Utang Suparman, M.Pd menyampaikan, bantuan revitalisasi tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kegiatan belajar mengajar di sekolah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Khususnya dalam mendukung pembelajaran berbasis praktik bagi para siswa,” ucapnya, Senin (19/10).
Menurut Utang, bantuan revitalisasi ini sangat membantu sekolah dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.
Dengan adanya pembangunan ruang praktik baru, kegiatan pembelajaran diharapkan dapat berlangsung lebih baik, sehingga siswa memiliki fasilitas yang lebih memadai untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan sesuai kompetensi keahliannya.
Ia berharap keberadaan fasilitas tersebut nantinya dapat menunjang proses pembelajaran secara maksimal, terutama bagi siswa pada kompetensi keahlian Teknik Komputer dan Jaringan yang membutuhkan ruang praktik untuk mendalami materi pelajaran sekaligus mengasah kemampuan teknis.
Pembangunan Ruang Praktik Siswa (RPS) TKJ menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung pendidikan kejuruan.
Sebab, pembelajaran di sekolah menengah kejuruan tidak hanya menitikberatkan pada penguasaan teori, tetapi juga pada kemampuan praktik yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
Dengan tersedianya ruang praktik yang lebih memadai, siswa diharapkan dapat mengikuti kegiatan pembelajaran secara lebih optimal.
Fasilitas tersebut juga diharapkan mendukung guru dalam menyampaikan materi pembelajaran, melaksanakan praktik, serta mengembangkan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, kompetensi di bidang komputer dan jaringan menjadi salah satu bidang yang membutuhkan dukungan fasilitas pembelajaran yang memadai.
Oleh karena itu, pembangunan ruang praktik baru di SMKN 6 Garut diharapkan mampu memperkuat proses pembelajaran sekaligus meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja.
Bantuan revitalisasi ini juga menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap peningkatan kualitas infrastruktur pendidikan, khususnya pada satuan pendidikan kejuruan.
Ketersediaan fasilitas yang layak diharapkan dapat membantu sekolah menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan kondusif bagi seluruh warga sekolah.
Berdasarkan papan informasi proyek, kegiatan pembangunan dilaksanakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SMK Negeri 6 Garut, Kabupaten Garut, dengan pendampingan Kodam III/Siliwangi Provinsi Jawa Barat.
Dalam pelaksanaannya, pembangunan diharapkan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, baik dari sisi kualitas pekerjaan, spesifikasi teknis, maupun pemanfaatan anggaran.
Pengawasan dan keterbukaan informasi juga menjadi aspek penting agar pelaksanaan program dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Utang berharap bantuan yang diterima sekolah tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi peningkatan mutu pendidikan, terutama dalam menunjang aktivitas belajar siswa.
Menurutnya, sarana pendidikan yang memadai merupakan salah satu faktor pendukung agar kegiatan pembelajaran dapat berjalan lebih efektif dan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai bidang keahliannya.
Setelah pembangunan selesai, fasilitas tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pihak sekolah, baik untuk kegiatan praktik rutin maupun aktivitas pembelajaran lain yang relevan dengan kompetensi Teknik Komputer dan Jaringan.
Pemeliharaan secara berkelanjutan juga diperlukan agar bangunan dan fasilitas pendukungnya tetap terjaga serta dapat digunakan dalam jangka panjang.
![]()
Penulis : M.Karno
Editor : Redi Setiawan










Tinggalkan Balasan