Revhal Ngampet Malem, Perwakilan SMPN 4 Tamiang Layang Ikuti Festival Tunas Bahasa Ibu

Kamis, 23 Oktober 2025 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barito Timur, MNP – Revhal Ngampet Malem, siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Tamiang Layang menjadi salah satu siswa yang mengikuti ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI).

Lomba tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur, di Ruang Terbuka Hijau (RTH), Kamis (23/10/2025).

Kegiatan FTBI tersebut menyajikan beberapa kategori Perlombaan, yakni Tumet Leut, Komedi Tunggal Berbahasa Dayak Ma’anyan dan Dayak Bakumpai, Menulis cerpen berbahasa dayak ma’anyan dan dayak bakumpai.

Selain itu, Cipta Puisi Berbahasa dayak ma’anyan dan dayak bakumpai, Pidato berbahasa dayak ma’anyan dan dayak bakumpai dan Mendongeng berbahasa dayak maanyan dan dayak bakumpai.

Guru SMPN 4 Tamiang Layang, Suriati, S.Pd dan Erni Susilawati , S.Pd yang turut mendampingi Revhal saat diwawancarai awak media menjelaskan pihak sekolah sudah menyiapkan Peserta lomba diantaranya Tanuhui 1 orang putra, Pidato 1 orang putri, Stand up komedi 1 orang putra, Tumet leut 1 orang putri, Cerpen 1 orang putri dan Puisi 1 orang putra.

“Kami sudah menyiapkan siswa untuk mengikuti kegiatan festival tunas bahasa ibu dari SMPN 4 Tamiang Layang, salah satunya ada menampilkan Tanuhui yang diikuti oleh siswa kami bernama Revhal Ngampet Malem,” ucap Suriati disela kegiatan.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa peserta dari SMPN Tamiang Layang sudah mengikuti latihan, dengan harapan dapat tampil maksimal saat Perlombaan.

“Siswa ini mengikuti kegiatan yang dilaksanakan oleh dinas pendidikan dengan harapan ini bisa menjaga dan mengembangkan budaya lokal supaya budaya di Kalimantan Tengah secara khusus di Kabupaten Barito Timur itu bisa tetap lestari,” ucapnya.

Sesuai tradisi. Tanuhui merupakan cerita berbahasa Dayak Maanyan yang mengangkat cerita-cerita daerah, ” lanjut Suriati menjelaskan.

Dirinya juga menyebutkan sebelum mengikuti perlombaan, para siswa-siswi mengikuti latihan dengan harapan agar dapat tampil sempurna.

“Beberapa minggu ini Kami berlatih mendukung anak ini, supaya dia bisa mengikuti dan juga menghafal teks-teks dengan baik. Semoga saja bisa menyajikan penampilan terbaik,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Adi Suseno

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Istimewa! Bupati Pakpak Bharat Siapkan Hadiah Sepeda Motor, Kawal Anggaran LPTQ di MTQ ke-23
Dosen Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Dampingi RSUD dr Soekardjo Susun Clinical Pathway Penyakit Prioritas Nasional 
Kas Daerah Jebol, Kekayaan Bupati dan Sekda Ciamis Disorot Usai Temuan BPK
Kepala Desa Ranca Bungur Contoh Nyata Anti Sinergi Lintas Sektoral di Kab. Bogor
Jelang Sidang Kesimpulan: Peta Tumpang Tindih Lahan Mendadak Muncul, Sikap BPN Bartim Disorot
TMMD ke-128 Garut Ditutup, Warga Malangbong Punya Jalan Baru Setelah 40 Tahun
Pantau Percepatan Penuntasan TBC, Bupati Jeneponto Tekankan Kolaborasi dan Penguatan Layanan
Resmi Ikrar di Tasikmalaya, Yayasan Peduli Kasih Insani Siap Layani Kebutuhan Darah dan Kesehatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:07 WIB

Istimewa! Bupati Pakpak Bharat Siapkan Hadiah Sepeda Motor, Kawal Anggaran LPTQ di MTQ ke-23

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:55 WIB

Dosen Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Dampingi RSUD dr Soekardjo Susun Clinical Pathway Penyakit Prioritas Nasional 

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:37 WIB

Kas Daerah Jebol, Kekayaan Bupati dan Sekda Ciamis Disorot Usai Temuan BPK

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:21 WIB

Kepala Desa Ranca Bungur Contoh Nyata Anti Sinergi Lintas Sektoral di Kab. Bogor

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:46 WIB

Jelang Sidang Kesimpulan: Peta Tumpang Tindih Lahan Mendadak Muncul, Sikap BPN Bartim Disorot

Berita Terbaru