PAKPAK BHARAT, MNP – Tim Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pasca Bencana Sumatera Utara (Sumut) – Aceh menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Kabupaten Pakpak Bharat.
Rombongan yang dipimpin Koordinator Wilayah Sumut Satgas PRR, Brigjen TNI Fadjar Tjahjono, S.I.P., didampingi Kepala Data Satgas PRR, Kolonel Inf. Tamimi Hendra Kesuma, diterima langsung oleh Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor bersama Wakil Bupati H. Mutsyuhito Solin di Ruang Rapat Bale Sada Arih, Kantor Bupati Pakpak Bharat.
Dalam sambutannya, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menyampaikan apresiasi dan selamat datang kepada jajaran Tim Satgas PRR.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, kehadiran tim pusat merupakan wujud nyata sinergitas antara pemerintah daerah dan pusat dalam mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat pasca-bencana.
Bupati menyebut, semua tindakan dan respons cepat ini menjadi titik krusial sehingga masyarakat dapat kembali hidup normal.
“Kami yakin berkat kesigapan seluruh tim, pemulihan rumah ibadah, pemukiman penduduk, hingga pemulihan ekonomi di Pakpak Bharat dapat berjalan cepat. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk menyelaraskan penanganan ini,” ujar Bupati Franc.
Sementara itu, Koordinator Wilayah Sumut Satgas PRR, Brigjen TNI Fadjar Tjahjono, S.I.P., mengapresiasi langkah sigap Pemkab Pakpak Bharat dalam merespons dampak bencana alam.
Ia mengungkapkan bahwa dari hasil pemetaan, penanganan di Pakpak Bharat menunjukkan hasil yang sangat positif.
“Kami melihat progresnya cukup baik. Alhamdulillah, dari 13 indikator pemulihan, Pakpak Bharat sudah masuk kategori hijau. Kedatangan kami juga untuk memperbarui data sebagai bahan evaluasi serta laporan langsung kepada Bapak Presiden,” jelas Brigjen TNI Fadjar Tjahjono.
Terkait kendala anggaran bantuan rumah rusak berat atau hilang yang belum cair, Brigjen Fadjar menjelaskan bahwa kondisi tersebut dialami oleh seluruh wilayah terdampak dan saat ini masih dalam proses penanganan bertahap.
Selain mengevaluasi pemukiman dan ekonomi, Tim Satgas PRR juga menindaklanjuti laporan terkait akses infrastruktur jalan penghubung Pagindar menuju wilayah Aceh.
“Laporan mengenai situasi jalan penghubung Pagindar-Aceh akan kami tindak lanjuti bersama Tim Satgas Aceh II yang membawahi Kota Subulussalam dan Aceh Singkil. Kami hadir untuk mencari solusi atas kendala lapangan, mudah-mudahan harapan terkait akses jalan ini dapat segera terealisasi,” tambahnya.
Usai menggelar rapat koordinasi, Tim Satgas PRR bersama Bupati dan Wakil Bupati Pakpak Bharat melanjutkan peninjauan lapangan ke beberapa kecamatan untuk memastikan secara langsung hasil penanganan pasca-bencana di masyarakat.
![]()
Penulis : Benny Solin
Editor : Redi Setiawan










Tinggalkan Balasan