Lampung Selatan, MNP – Program Swasembada Sekolah telah ada pada tahun 2022, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mendeklarasikan Gerakan Swasembada Sekolah.
Hal itu sebagai jalan strategis dalam Upaya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari sektor Pendidikan.
Dikutip dari portal web Kabupaten Lampung Selatan Angka IPM Lampung Selatan di Tahun 2022 mencapai 69,22, Tahun 2023 mencapai 69,63 masih dibawah angka rata rata IPM Provinsi Lampung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelaksanaan kebijakan Program swasembada sekolah ini mulai dari melakukan pendataan para anak putus sekolah dan Anak Berisiko putus sekolah melalui Gugus Tugas ATS/ABPS yang telah ditetapkan melalui SK Bupati Lampung Selatan, hingga tingkat Kecamatan dan Desa.
Selanjutnya Satgas ATS dan APBS melakukan pendataan disetiap desa hingga terlapor ke kabupaten.
Adapun tujuan diciptakannya inovasi Program Swasembada Sekolah ini adalah untuk menekan angka putus sekolah di kabupaten Lampung Selatan sehingga berpengaruh terhadap peningkatan angka rata rata lama sekolah Kabupaten Lampung Selatan.
Namun sayangnya, program swasembada sekolah ini belum berjalan maksimal dikarenakan masih ada beberapa Desa yang belum mau mendata warganya yang putus sekolah khususnya Desa-desa di wilayah Lampung Selatan.

Meskipun telah di dorong dari berbagai pihak, baik disampaikan secara langsung maupun via telepon maupun Media Sosial, untuk mewujudkan program tersebut dibutuhkan kerjasama antara pihak Pemerintah Desa dan pihak dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) untuk mendata warga desanya yang putus sekolah atau tidak pernah sekolah di desa atau kelurahan mereka masing-masing.
Sehingga program Swasembada Sekolah dapat berjalan dengan baik, karena program tersebut salah satu program yang baik, dan kita sebagai warga negara Indonesia, wajib mendukung program pemerintah tersebut
Semoga pihak Desa yang belum melakukan pendataan warga mereka yang anak putus sekolah dan anak berisiko putus sekolah dapat segera dilaksanakan terutama mereka warga masyarakat desa yang tidak mampu.
Karena pendidikan adalah Pendidikan salah satu fondasi penting dalam kehidupan manusia. Ini bukan hanya sekedar proses pemberian pengetahuan, tetapi juga merupakan kunci untuk perkembangan individu, masyarakat, dan bahkan dunia secara keseluruhan.
![]()
Penulis : Jun
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan