Program Swasembada Sekolah Wilayah Lampung Selatan Dinilai Belum Maksimal 

Selasa, 22 Oktober 2024 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan, MNP – Program Swasembada Sekolah telah ada pada tahun 2022, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mendeklarasikan Gerakan Swasembada Sekolah.

Hal itu sebagai jalan strategis dalam Upaya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari sektor Pendidikan.

Dikutip dari portal web Kabupaten Lampung Selatan Angka IPM Lampung Selatan di Tahun 2022 mencapai 69,22, Tahun 2023 mencapai 69,63 masih dibawah angka rata rata IPM Provinsi Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksanaan kebijakan Program swasembada sekolah ini mulai dari melakukan pendataan para anak putus sekolah dan Anak Berisiko putus sekolah melalui Gugus Tugas ATS/ABPS yang telah ditetapkan melalui SK Bupati Lampung Selatan, hingga tingkat Kecamatan dan Desa.

Selanjutnya Satgas ATS dan APBS melakukan pendataan disetiap desa hingga terlapor ke kabupaten.

Adapun tujuan diciptakannya inovasi Program Swasembada Sekolah ini adalah untuk menekan angka putus sekolah di kabupaten Lampung Selatan sehingga berpengaruh terhadap peningkatan angka rata rata lama sekolah Kabupaten Lampung Selatan.

Namun sayangnya, program swasembada sekolah ini belum berjalan maksimal dikarenakan masih ada beberapa Desa yang belum mau mendata warganya yang putus sekolah khususnya Desa-desa di wilayah Lampung Selatan.

Meskipun telah di dorong dari berbagai pihak, baik disampaikan secara langsung maupun via telepon maupun Media Sosial, untuk mewujudkan program tersebut dibutuhkan kerjasama antara pihak Pemerintah Desa dan pihak dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) untuk mendata warga desanya yang putus sekolah atau tidak pernah sekolah di desa atau kelurahan mereka masing-masing.

Sehingga program Swasembada Sekolah dapat berjalan dengan baik, karena program tersebut salah satu program yang baik, dan kita sebagai warga negara Indonesia, wajib mendukung program pemerintah tersebut

Semoga pihak Desa yang belum melakukan pendataan warga mereka yang anak putus sekolah dan anak berisiko putus sekolah dapat segera dilaksanakan terutama mereka warga masyarakat desa yang tidak mampu.

Karena pendidikan adalah Pendidikan salah satu fondasi penting dalam kehidupan manusia. Ini bukan hanya sekedar proses pemberian pengetahuan, tetapi juga merupakan kunci untuk perkembangan individu, masyarakat, dan bahkan dunia secara keseluruhan.

Loading

Penulis : Jun

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

DARURAT SAMPAH! Armada DLH Enrekang Tua dan Rusak, Anggaran BBM Cuma Cukup Sampai Agustus
Karya Warga Binaan Lapas Cipinang di President University: Bukti Nyata Hasil Pembinaan Humanis
Mahasiswa KKN-T Unhas Wujudkan Peta Administrasi Berbasis SIG di Kelurahan Panaikang, Jeneponto
Mata Air Kuta dan Karangsari, Oase Penyelamat Krisis Air Warga Pemalang
Sita 1.075 Ml Cairan Haram, Polres Pemalang Ringkus Dua Produsen Ganja Sinte
Camat Karusen Janang Geram! PT Anglo Eastern Plantations Plc Diduga Bebaskan Lahan Diam-diam 
Modal Gotong Royong Tanpa Anggaran: Bungursari Tancap Gas Siapkan HUT RI dan Tasik Gemas
Diduga Tak Transparan, Warga Pertanyakan Pengelolaan Dana BUMDESMA Sejahtera Bersama Rp240 Juta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:15 WIB

DARURAT SAMPAH! Armada DLH Enrekang Tua dan Rusak, Anggaran BBM Cuma Cukup Sampai Agustus

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:00 WIB

Karya Warga Binaan Lapas Cipinang di President University: Bukti Nyata Hasil Pembinaan Humanis

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:46 WIB

Mahasiswa KKN-T Unhas Wujudkan Peta Administrasi Berbasis SIG di Kelurahan Panaikang, Jeneponto

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:44 WIB

Mata Air Kuta dan Karangsari, Oase Penyelamat Krisis Air Warga Pemalang

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:21 WIB

Sita 1.075 Ml Cairan Haram, Polres Pemalang Ringkus Dua Produsen Ganja Sinte

Berita Terbaru