Prabowo: Saya Bangga Jadi Presidenmu!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, MNP — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin Sidang Kabinet Paripurna bertajuk “2 Tahun Pertama Pemerintahan Kerja Nyata Untuk Negeri” yang berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Dalam pidatonya di hadapan jajaran menteri kabinet, Presiden menyampaikan refleksi perjalanan dua tahun kepemimpinannya sekaligus memberikan pengarahan strategis terkait tantangan ekonomi, keamanan, serta garis politik nasional dan luar negeri.
Mengawali arahannya, Presiden Prabowo mengungkapkan rasa bangganya memimpin pemerintahan yang telah bekerja menghasilkan capaian nyata bagi rakyat. Ia mengingatkan pentingnya mengikis mentalitas krisis kepercayaan diri atas prestasi bangsa sendiri.
“Saya bangga menjadi pemimpinmu, presidenmu. Saya bangga telah memimpin pemerintahan ini karena dalam dua tahun kita telah bekerja dengan hasil yang nyata,” tegas Presiden.
Lebih lanjut, Presiden menyoroti ancaman nyata terhadap perekonomian nasional, khususnya praktik penyelundupan dan kebocoran sumber daya alam yang terus merugikan negara.
Menurutnya, penyelundupan—baik barang masuk seperti narkotika dan produk ilegal yang mengancam industri dalam negeri, maupun pengeluaran ilegal kekayaan alam seperti timah, emas, batu bara, hingga bahan bakar bersubsidi—adalah tindakan yang membunuh ekonomi bangsa.
“Penyelundupan adalah ibarat menikam badan kita. Ini adalah usaha untuk membunuh ekonomi dan bangsa kita. Kita berada dalam kondisi harus survival, bertahan untuk menyelamatkan kekayaan sumber daya alam. Ibarat darah, kalau bocor terus, tidak mungkin badan kita selamat,” ujar Presiden Prabowo.
Di tengah ketidakpastian kondisi global, Presiden menegaskan komitmen Indonesia untuk tetap menjalankan garis politik luar negeri bebas aktif yang diwarisi dari para pendiri bangsa.
Indonesia menolak bergabung dengan blok atau pakta militer mana pun serta konsisten menolak segala bentuk imperialisme.
“Garis politik luar negeri kita adalah seribu kawan terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak. Saya ingin menjalankan The Good Neighbor Policy. Kita ingin berhubungan baik dengan semua tetangga dan menjaga perdamaian agar dapat diterima oleh semua pihak,” tuturnya.
Presiden juga mengevaluasi pola pikir elit nasional yang masih terkotak-kotak dalam sekat sektoral (silo mentality). Ia mendorong reformasi di bidang pendidikan agar melahirkan pandangan yang integralistik dan multidimensional, mengingat sektor politik, ekonomi, sosial, dan pertahanan saat ini saling berkelindan di tingkat internasional.
Mengakhiri pengarahannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa di tengah pergeseran tatanan internasional yang mengandalkan kekuatan, Indonesia harus memperkuat persatuan nasional (national unity) sebagaimana yang pernah digagas oleh Presiden pertama RI, Ir. Soekarno.
“Politik kita yang saya yakini haruslah politik persatuan nasional. Perbedaan itu bagus, kompetisi, saling kritik dan koreksi sangat perlu, tetapi di ujungnya kita harus tetap menjaga persatuan demi keselamatan bangsa dan rakyat Indonesia,” pungkas Presiden.

Loading

Penulis : Net

Berita Terkait

Stockpile Bertuliskan “Sitaan Kejaksaan” Ditemukan Menumpuk Batu Bara, Jejak Tambang Disorot
Ketua Persit KCK Kodim 0612 Tasikmalaya Gelar Pembinaan di Koramil Indihiang
Gema Resolusi Jihad di Stadion Dadaha: Titik Tekan Peran Santri Sambut Indonesia Emas 2045
Diskominfotik Jeneponto Gelar Sosialisasi SAQ dan Monev Keterbukaan Informasi 2026
Soal Perizinan 123 SPPG, Sajalur Desak DPRD Kota Tasikmalaya Panggil Seluruh Pihak Terkait
Kejari Bartim Tegaskan Batu Bara Lelang Bukan Lagi Sitaan, Hak Penuh di Pemenang Lelang
Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Hilman Wiranata Minta Izin Tambang Diverifikasi Total
Dewan Adat Dayak Barito Timur Segel Stockpile Batu Bara di Km 270 Desa Tampa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Stockpile Bertuliskan “Sitaan Kejaksaan” Ditemukan Menumpuk Batu Bara, Jejak Tambang Disorot

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Ketua Persit KCK Kodim 0612 Tasikmalaya Gelar Pembinaan di Koramil Indihiang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:42 WIB

Gema Resolusi Jihad di Stadion Dadaha: Titik Tekan Peran Santri Sambut Indonesia Emas 2045

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Diskominfotik Jeneponto Gelar Sosialisasi SAQ dan Monev Keterbukaan Informasi 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Soal Perizinan 123 SPPG, Sajalur Desak DPRD Kota Tasikmalaya Panggil Seluruh Pihak Terkait

Berita Terbaru