Pemerintah Desa Ciherang Laksanakan Monev Dana Desa Tahap II

Senin, 20 Oktober 2025 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nanang : Kaur RenBangDes Ciherang

Nanang : Kaur RenBangDes Ciherang

Bogor, MNP – Pemerintah Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap penggunaan Dana Desa (DD) tahap II tahun anggaran 2025.

Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat berjalan sesuai rencana, ketentuan, serta prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Kaur Perencanaan Desa Ciherang, Nanang, menjelaskan bahwa kegiatan monev hari ini diawali dengan apel desa yang diikuti oleh seluruh perangkat desa, unsur pemerintahan, pihak puskesmas, sekolah, serta para ketua RT dan RW.

“Apel pagi ini menjadi bagian dari pembukaan kegiatan monev. Tujuannya untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antar unsur pemerintahan serta masyarakat,” ujar Nanang, Senin (20/10/2025).

Usai apel bersama, kegiatan dilanjutkan dengan monitoring dan evaluasi pelaksanaan Dana Desa tahap II yang mencakup seluruh kegiatan yang didanai dari anggaran tersebut.

“Monev ini untuk melihat sejauh mana progres kegiatan, baik dari sisi fisik maupun administrasi. Jadi bukan revisi kegiatan, melainkan evaluasi atas capaian yang sudah dan sedang berjalan,” tambahnya.

Nanang menjelaskan, hingga saat ini realisasi pelaksanaan kegiatan Dana Desa tahap II telah mencapai sekitar 70 hingga 80 persen.

Beberapa kegiatan fisik bahkan telah selesai sepenuhnya, sementara kegiatan sosial dan administrasi masih dalam tahap penyelesaian.

“Kalau fisiknya sudah 100 persen rampung, tinggal penyelesaian administrasi dan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang saat ini masih berlangsung, baru sekitar tiga ribuan yang tersalurkan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nanang menuturkan bahwa monev ini juga merupakan bagian dari persiapan penyusunan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) akhir tahun.

“Dengan adanya monev, kami bisa menata kembali administrasi, memastikan seluruh kegiatan terdokumentasi dengan baik, dan meminimalisir kekeliruan sebelum penyusunan LPJ,” ungkapnya.

Selain melakukan evaluasi internal, pihak Kecamatan Dramaga turut memberikan arahan dan masukan terkait peningkatan kerapian administrasi serta pelaporan kegiatan.

Hal tersebut diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan agar pelaksanaan tahap selanjutnya dapat berjalan lebih maksimal dan sesuai prosedur.

“Kunjungan monev ini menjadi acuan penting bagi kami dalam memperbaiki pelaksanaan kegiatan. Kami optimistis LPJ akhir tahun nanti bisa tersusun dengan baik karena progres kegiatan sudah di atas 80 persen,” tutup Nanang.

Loading

Penulis : Asep Didi

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Kritik HUT ke-25 Kota Tasikmalaya, Ketua MUI Ingatkan Sumpah Jabatan: Rakyat Butuh Bukti, Bukan Seremoni
Publik Bertanya, Kenapa KDM Pilih Absen di Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya?
Hadiah atau Umpan? Tokoh Muda Ansor Pertanyakan Etika Promosi Komersial Menyasar Siswa SD
Kades Pematang Baru Ditahan, Diduga Korupsi APBDes, Rugikan Negara Hingga Rp585 Juta
Warga Pertanyakan Ketidakseragaman Aturan Barcode BBM di SPBU Kota Tasikmalaya
Distribusikan 2,34 Juta Liter Air Bersih, BPBD Kota Tasikmalaya Juga Petakan Risiko Banjir
Madrasah Al Musytari Lengo Resmi Kantongi Izin Operasional Kemenag Kota Tasikmalaya
Kepemimpinan Viman-Diky Stagnan, Ketua Gapura Dukung Aksi Pemakzulan Cipayung Plus dan Poros Pelajar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Kritik HUT ke-25 Kota Tasikmalaya, Ketua MUI Ingatkan Sumpah Jabatan: Rakyat Butuh Bukti, Bukan Seremoni

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Publik Bertanya, Kenapa KDM Pilih Absen di Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Hadiah atau Umpan? Tokoh Muda Ansor Pertanyakan Etika Promosi Komersial Menyasar Siswa SD

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Kades Pematang Baru Ditahan, Diduga Korupsi APBDes, Rugikan Negara Hingga Rp585 Juta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Warga Pertanyakan Ketidakseragaman Aturan Barcode BBM di SPBU Kota Tasikmalaya

Berita Terbaru