Padat Merayap, 1.500 Wisatawan Nikmati Sensasi Air Panas ‘Ember Tumpah’ Galunggung

Jumat, 2 Januari 2026 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Mengawali tahun baru 2026, kawasan wisata Cipanas Galunggung terus dipadati pengunjung yang datang silih berganti.

Salah satu titik yang menjadi favorit wisatawan pada Kamis (01/01/2026) adalah area kolam pemandian “Spot Ember Tumpah”.

Berlokasi di area atas kawasan wisata, spot ini menawarkan sensasi berendam air panas alami dengan pemandangan pegunungan yang asri.

Pantauan di lokasi, ribuan pengunjung dari dalam dan luar kota memadati berbagai fasilitas yang tersedia, mulai dari Kolam Rendam Teureup, Bak Rendam Private Tirta Harmoni, hingga Pemandian Alam.

Staf Senior Pemasaran sekaligus Koordinator Cipanas Galunggung, A. Widodo, mengungkapkan bahwa arus kunjungan sangat padat sejak pagi hari hingga siang.

“Alhamdulillah, dari pagi lumayan padat. Sekitar jam 1 atau jam 2 siang mulai agak renggang, tapi pengunjung masih terus mengalir (ngereyeuh). Estimasi pengunjung yang masuk ke area ini kurang lebih 1.500 orang,” jelas Widodo.

Ia menjelaskan, di area Spot Ember Tumpah terdapat tiga jenis kolam: kolam dewasa, kolam anak, dan pancuran pemandian alam. Fasilitas penunjang seperti gazebo dan payung santai pun disediakan untuk kenyamanan pengunjung.

“Tiket masuknya terjangkau, Rp22.000 untuk dewasa dan Rp11.000 untuk anak-anak,” tambahnya.

Menariknya, Widodo menegaskan komitmen pengelola, PT Palawi, dalam mengembangkan kawasan tersebut secara mandiri. Meskipun lahan yang tersedia terbatas sekitar 5 hektare, inovasi terus dilakukan.

“Kami PT Palawi berdiri sendiri dan mandiri mengembangkan potensi ini, tidak bergantung pada bantuan dinas lain. Kemarin kami baru saja me-launching bak rendam private untuk menyiasati keterbatasan lahan dan menambah variasi fasilitas,” tegas Widodo.

Salah satu pengunjung asal Sukaraja, Veti, mengaku sengaja membawa rombongan keluarganya ke spot ini karena lokasinya yang berada di posisi paling atas.

“Suasananya enak dan adem. Ini salah satu kolam yang lokasinya paling atas, jadi udaranya lebih segar,” ujar Veti.

Namun, ia juga memberikan catatan bagi pengelola agar kenyamanan wisatawan semakin terjamin.

“Mudah-mudahan bisa lebih berkembang. Kebersihan kolam, toilet, dan ketersediaan tempat sampah harus lebih diperhatikan supaya pengunjung makin betah,” harapnya.

Menutup keterangannya, pihak pengelola mengimbau seluruh pengunjung untuk selalu waspada, menjaga barang bawaan, dan mengutamakan keselamatan selama beraktivitas di area wisata air panas tersebut.

Loading

Penulis : Hendrik

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Bupati Garut Buka Pameran Foto “Frame of Garut”, Dorong Potensi Pariwisata Melalui Seni Fotografi
Gelora Solidaritas Hari Buruh: Ribuan Anggota FSP Parekraf Tasikmalaya Raya Padati Monas
Genangan Air Masih Hiasi Lantai Terminal Saat Diguyur Hujan Deras, Ada Apa dengan Drainase Terminal Bubulak?
Jeritan Buruh Pemalang di Hari Buruh: Gaji Habis Buat Kosan, Pemerintah Enggan Beri Keterangan
Hari Jadi ke-163, Bupati Jeneponto Beberkan Capaian: Ekonomi Tumbuh 6,59% hingga IPM Tembus 70,25
PD Baso Momo Jaya dan CV Assalam Family Rutin Berbagi, Karang Taruna Bantarsari: Semoga Menjadi Inspirasi
Respons Cepat Polsek Malangbong, Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Nasional Limbangan
Polsek Malangbong Tanggap Bencana, Rumah Warga Ambruk Diterjang Hujan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:02 WIB

Bupati Garut Buka Pameran Foto “Frame of Garut”, Dorong Potensi Pariwisata Melalui Seni Fotografi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:52 WIB

Gelora Solidaritas Hari Buruh: Ribuan Anggota FSP Parekraf Tasikmalaya Raya Padati Monas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:54 WIB

Genangan Air Masih Hiasi Lantai Terminal Saat Diguyur Hujan Deras, Ada Apa dengan Drainase Terminal Bubulak?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:35 WIB

Jeritan Buruh Pemalang di Hari Buruh: Gaji Habis Buat Kosan, Pemerintah Enggan Beri Keterangan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:14 WIB

Hari Jadi ke-163, Bupati Jeneponto Beberkan Capaian: Ekonomi Tumbuh 6,59% hingga IPM Tembus 70,25

Berita Terbaru