Operasi Ketupat Krakatau 2026 Dimulai, Kapolres Lamsel Tekankan Sinergi dan Pelayanan Prima

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG SELATAN, MNP — Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri, S.H., S.I.K., M.H. menekankan pentingnya pelayanan maksimal kepada masyarakat serta sinergi tanpa ego sektoral dalam pelaksanaan pengamanan arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Lampung Selatan saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2026 yang digelar di Dermaga Pelabuhan PT SMA, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (12/3/2026).

Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa seluruh personel pengamanan harus benar-benar menjalankan tugas secara maksimal demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik Lebaran.

“Personel pengamanan agar benar-benar melaksanakan tugas secara maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tidak ada ego sektoral, karena kita semua bekerja bersama untuk satu tujuan yaitu melayani masyarakat,” tegas AKBP Toni Kasmiri.

Menurutnya, keberhasilan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran tidak hanya menjadi tanggung jawab Polri semata, tetapi merupakan kerja bersama seluruh instansi terkait yang harus dilaksanakan secara terpadu dan penuh tanggung jawab.

“Kegiatan Operasi Ketupat ini adalah bentuk komitmen kita bersama dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Sinergi seluruh stakeholder menjadi kunci agar pengamanan Idul Fitri dapat berjalan dengan baik, tertib dan lancar,” lanjutnya.

Apel gelar pasukan tersebut merupakan bagian dari persiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk melakukan pengecekan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta koordinasi lintas sektor dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran.

Apel gelar pasukan dihadiri Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar, S.T., M.Pd., Pasi Ops Kodim 0421/LS Lettu Inf. Edi Alfian, Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Selatan Afni Carolina, S.H., M.H., Kasat Pol PP Kabupaten Lampung Selatan Maturidi Ismail, S.H., Plt. Kepala Dinas Perhubungan Harrizon, S.E., M.M., Kepala Dinas PUPR Dr. Hasbie Aska, S.T., Kepala Dinas Kesehatan Devi Arminanto, S.K.M., M.M., Kepala Dinas Damkar M. Sefri Masdian, S.Sos., serta Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kurnia Oktaviani, S.Sos., M.M.

Adapun peserta apel terdiri dari personel Polres Lampung Selatan, Kodim 0421/LS, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, BPBD, Basarnas, Damkar serta dari Kantor Kesehatan Pelabuhan yang tergabung dalam pasukan pengamanan Operasi Ketupat Krakatau 2026.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Lampung Selatan juga membacakan amanat Kapolri yang menegaskan bahwa Operasi Ketupat 2026 dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026 dengan melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri dan berbagai instansi terkait.

Untuk mendukung pengamanan di wilayah Lampung Selatan, sebanyak 100 personel BKO dari Polda Lampung turut diperbantukan serta didirikan 14 pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di sejumlah titik strategis.

Pengamanan juga difokuskan pada berbagai objek vital seperti masjid, lokasi salat Idul Fitri, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, bandara hingga objek wisata yang diprediksi mengalami peningkatan kunjungan selama masa libur Lebaran.

Melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026 ini, diharapkan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas selama masa mudik hingga arus balik Lebaran di wilayah Kabupaten Lampung Selatan dapat berjalan dengan aman, tertib dan kondusif.

Loading

Penulis : Jun

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

H. Rana Nur Alamsyah: Fun Bike TOF 2026 Bukan Sekadar Gowes, Momentum Pererat Silaturahmi Warga
Elis Lisnawati: Pelaku Budaya Jangan Hanya Dibutuhkan, Pemerintah Harus Hargai dan Didukung Merata
Di Milangkala ke-9 Sabodo Debus Extreme, Budayawan Minta Pemerintah Serius Lestarikan Seni Sunda
Fun Bike Gowes Bareng Pemuda Tasik dan BSS Meriahkan Milangkala ke-25 Kota Tasikmalaya
Penghasilan Nelayan Pangandaran Turun, Faktor Harga Pasar Jadi Pemicu
Healing Hemat di Kuningan: Menikmati Sunset dan Udara Sejuk di Taman Bunut
Rutin Gelar Pengajian Kitab Bulanan, RPA CV Assalam Family Pererat Silaturahmi Bersama Warga Bantarsari
Tegang! Karyawan PT SBL Tertibkan Rombongan Mengaku KSO Agrinas di Indragiri Hulu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:48 WIB

H. Rana Nur Alamsyah: Fun Bike TOF 2026 Bukan Sekadar Gowes, Momentum Pererat Silaturahmi Warga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Elis Lisnawati: Pelaku Budaya Jangan Hanya Dibutuhkan, Pemerintah Harus Hargai dan Didukung Merata

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Di Milangkala ke-9 Sabodo Debus Extreme, Budayawan Minta Pemerintah Serius Lestarikan Seni Sunda

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Fun Bike Gowes Bareng Pemuda Tasik dan BSS Meriahkan Milangkala ke-25 Kota Tasikmalaya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Penghasilan Nelayan Pangandaran Turun, Faktor Harga Pasar Jadi Pemicu

Berita Terbaru

Berita terbaru

Penghasilan Nelayan Pangandaran Turun, Faktor Harga Pasar Jadi Pemicu

Minggu, 11 Okt 2026 - 09:54 WIB