Pakpak Bharat, MNP – Bupati Pakpak Bharat Franch Benrhard Tumanggor buka langsung Launching Kabupaten Layak Anak (KLA) di Bale Sada Arih Sindeka Salak, Selasa (21/03).
Nampak hadir Ketua TP. PKK Kabupaten Pakpak Bharat Juniatry Sirait, Wakil Bupati H Mutsyuhito solin MPd, Ketua DPRD Hotma Ramles Tumangger, unsur Forkopimda, Kepala OPD, Camat se kabupaten Pakpak Bharat, para Kepala Desa, Kepala Sekolah, LSM dan pemangku kepentingan lainnya.
Bupati dalam arahannya mengatakan, bahwa acara ini bertujuan untuk mengajak kepada semua pemangku kepentingan dalam hal pemenuhan hak anak yaitu pemerintah, lembaga masyarakat, dunia usaha dan media massa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Agar makin konsisten dan bersinergi secara berkelanjutan untuk merencanakan dan melaksanakan program kegiatan pemenuhan hak anak sebagaimana amanah dari UU Nomor 35/2014 tentang Perlindungan Anak,” ajaknya.
Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor bersama sejumlah undangan lain, memukul gong penanda diresmikannya Kabupaten pakpak Bharat sebagai salah satu Kabupaten Layak Anak di Republik Indonesia.
Diketahui, bahwa pada Desember 2022 silam, Kabupaten Pakpak Bharat dinyatakan sebagai Kabupaten Layak Anak Oleh Pemerintah RI di jakarta.
“Kabupaten Layak Anak adalah Kabupaten dengan dengan sistem pembangunan yang menjamin pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak yang dilakukan secara terencana, menyeluruh dan berkelanjutan,” ujarnya.
Bupati menyebut, Pemkab Pakpak Bharat telah raih sebuah prestasi dinyatakan sebagai salah salah satu Kabupaten Layak Anak Kategori Pratama.
“Biasanya mempertahankan jauh lebih sulit daripada mendapatkan, karena itu mari kita semua berjibaku dan bekerja sama, supaya prestasi ini tidak hanya sekedar dipertahankan, namun harus bisa ditingkatkan dimasa datang,” harap Bupati.
Dijelaskan, semua pihak pastinya sepakat bahwa SDM unggul dimasa depan harus dipersiapkan secara khusus melalui sebuah sistem dan strategi yang mampu mendukung terpenuhinya hak-hak anak.
Sehingga lanjut dia, mereka dapat tumbuh dan berkembang secara maksimal serta terlindungi dari berbagai tindak kekerasan dan diskriminasi. Untuk mewujudkan hal tersebut maka kebijakan Kabupaten Layak Anak wajib dilaksanakan
“Saya juga berharap agar kiranya capaian tahun 2022 sebagai KLA Pratama dapat ditingkatkan di tahun 2023 ini menjadi KLA Madya,” tutup Bupati. (Benny S)
![]()










Tinggalkan Balasan