Komoditi Kakao di Pakpak Bharat Dapat Perhatian Pengembang Asia Cocoa Derector Mars Incorporated

Minggu, 14 Juli 2024 - 14:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Satu lagi potensi perkebunan di Kabupaten Pakpak Bharat yang sudah dikenal baik masyarakat, Kakao.

Belakangan ini komoditi ini cukup menarik perhatian karena nilai jualnya yang meningkat tajam beberapa waktu terakhir.

Berkaitan dengan ini pula, Ms. Fay Fay Choo (Asia Cocoa Director Mars Incorporated) berkesempatan mengunjungi Kabupaten Pakpak Bharat , kemarin Sabtu 13 Juli 2024.

Kedatangannya tersebut guna melihat potensi pengembangan Kakao di Kabupaten ini, tepatnya di Desa Kaban Tengah, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe.

Dalam kesempatan ini, Kepala Dinas Ketahanan Pangan beserta jajarannya beserta TIM Teknis Lapangan (Tim Transisi) dari Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi RI turut mendampingi kunjungan lapangan pada pertanaman Kakao.

Bersama Kepala dan masyarakat yang ingin mengetahui lebih dalam tentang konsep pertanaman Kakao terintegrasi, berdiskusi dan bertukar pikiran tentang tanaman berpotensi tinggi ini.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Adei Johan M Banurea, SP, MP turut menjelaskan tentang konsep pertanaman terintegrasi.

Kakao ini sebenarnya dapat di tumpangsarikan dengan beberapa tanaman lainnya yang memiliki nilai ekonomi yang bagus contohnya durian.

“Jika Durian kita tanam semisal berjarak 10×10 meter, ini dapat diintegrasikan dengan menanam diantaranya. Nanti kalau duriannya sudah membesar dan kakaonya juga sudah besar yang perlu diperhatikan adalah pemangkasan dan nutrisinya,” jelas dia.

Komoditi Kakao di Pakpak Bharat Dapat Perhatian Pengembang Asia Cocoa Derector Mars Incorporated

Gayung bersambut, Ms. Fay Fay Choo menyatakan siap untuk melakukan kerjasama pengembangan kakao dalam hal budidaya hingga pemasaran.

Beberapa klon yang direkomendasikan seperti Mcc02, BB1, Iccri09, S2, Mcc01 dan S1. Dia juga berjanji akan mendatangkan dan mengembangkan klon yang direkomendasikan tersebut di Pakpak Bharat.

Sementara Kakao lokal yang kurang produktif akan diupgrade menjadi klon terekomendasi melalui sambung pucuk maupun sambung samping/sambung sisip.

Dengan demikian Kualitasnya akan baik dan dapat diterima oleh pihak Asia Cocoa Mars Incorporatet dengan harga yang pantas dan menguntungkan bagi petani pastinya.

“Sehingga petani mendapat nilai tambah dan meningkat kesejahteraannya, semoga,” jelas Ms. Fay Fay Choo.

Loading

Penulis : Benny S

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Aliansi UMKM Bogor Raya Demo BRI KCP Sindang Barang, Desak Bank Jangan Persulit KUR
Aliansi Gemarindra Kepung Gedung DPR-RI dan BPK, Desak Audit Tiga Nama Pejabat
Kuasa Hukum Kings Family Karaoke Tegaskan Siap Tempuh Jalur Hukum Jika Terjadi Penutupan
Dualisme Manajemen Plus Kepemimpinan di Terminal Bubulak Diduga Memicu Masalah Kompleks
Klarifikasi Belum Terjawab, PH Yadi-Subarno Soroti Pernyataan Luasan 11 Hektare
Kenaikan Pangkat 63 Prajurit Kodim 0612/Tasikmalaya: Pangkat Bertambah, Tanggung Jawab Ikut Menguat
Soal Isu Beli Kursi Mahasiswa Baru, Dosen UNSIL Beri Klarifikasi dan Beberkan Kronologi
CV Assalam Family Salurkan Santunan untuk Lansia, Guru Madrasah dan Anak Putus Sekolah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:21 WIB

Aliansi UMKM Bogor Raya Demo BRI KCP Sindang Barang, Desak Bank Jangan Persulit KUR

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Aliansi Gemarindra Kepung Gedung DPR-RI dan BPK, Desak Audit Tiga Nama Pejabat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Kuasa Hukum Kings Family Karaoke Tegaskan Siap Tempuh Jalur Hukum Jika Terjadi Penutupan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Dualisme Manajemen Plus Kepemimpinan di Terminal Bubulak Diduga Memicu Masalah Kompleks

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Klarifikasi Belum Terjawab, PH Yadi-Subarno Soroti Pernyataan Luasan 11 Hektare

Berita Terbaru