Tasikmalaya, MNP – Program Koperasi Merah Putih yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak H. Prabowo Subianto, perlahan mulai menunjukkan geliat nyata di berbagai daerah.
Meski pelaksanaannya belum berjalan serentak secara nasional, semangat kemandirian dan gotong royong masyarakat telah lebih dulu tumbuh, sebagaimana terlihat di Kelurahan Sambongpari, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.
Koperasi Merah Putih Kelurahan Sambongpari kini resmi mulai dirintis dan diketuai oleh Iwan Kurniawan, sosok yang akrab disapa Om Jack.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat dikunjungi awak media pada Senin, 29 Desember 2025, Om Jack menyampaikan bahwa koperasi tersebut telah mulai berjalan meskipun anggaran dari pemerintah pusat belum juga direalisasikan.
Dengan penuh optimisme, Om Jack menjelaskan bahwa koperasi tetap dijalankan menggunakan modal seadanya yang bersumber dari simpanan dan pemutaran dana anggota.
Hingga saat ini, tercatat lebih dari 300 anggota telah bergabung dan secara konsisten menyimpan dana selama lebih dari enam bulan terakhir.
Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen dan kepercayaan anggota terhadap koperasi yang tengah dirintis tersebut.
“Walaupun anggaran dari pemerintah belum turun, bahkan seluruh persyaratan sudah kami penuhi, kami tetap berkomitmen memulai koperasi ini dengan dana simpanan anggota. Tujuannya sederhana namun penting, agar semangat dan loyalitas anggota tidak menurun,” ungkap Om Jack dengan penuh keyakinan.
Sebagai tahap awal, Koperasi Merah Putih Sambongpari memfokuskan kegiatan usahanya pada penyediaan berbagai kebutuhan pokok atau sembako.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kontribusi nyata koperasi dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat setempat, sekaligus membantu anggota memperoleh kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau.
Tak berhenti di situ, Om Jack menegaskan bahwa koperasi akan terus melakukan evaluasi dan pemantauan terhadap kebutuhan riil para anggotanya.
Kedepan, koperasi berencana memperluas jenis usaha sesuai dengan kebutuhan yang paling mendesak dan potensial, sehingga koperasi benar-benar menjadi wadah pemberdayaan ekonomi rakyat.
“Kami ingin koperasi ini tumbuh bersama anggotanya. Apa yang dibutuhkan anggota, itulah yang akan kami siapkan secara bertahap,” tambahnya.
Lebih lanjut, Om Jack berharap agar dukungan pemerintah dapat segera terealisasi.
Turunnya anggaran diharapkan tidak hanya memperkuat operasional koperasi, tetapi juga menjadikan Koperasi Merah Putih Sambongpari sebagai contoh atau barometer bagi wilayah lain dalam mengimplementasikan program nasional tersebut.
“Doa kami, semoga anggaran dari pemerintah segera turun dan koperasi ini bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain,” pungkas Om Jack.
Dengan semangat kebersamaan dan tekad kuat dari para pengurus serta anggota, Koperasi Merah Putih Sambongpari menjadi cerminan nyata bahwa kemandirian ekonomi dapat dibangun dari bawah, bahkan sebelum bantuan pemerintah hadir sepenuhnya. Sebuah langkah kecil yang sarat makna besar bagi masa depan ekonomi kerakyatan.
![]()
Penulis : Arrie Haryadi
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan