Jalan Rengat–Tembilahan Berlubang, Warga Protes Nekat Tanam Pohon Pisang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INDRAGIRI HULU, MNP — Kondisi Jalan Lintas Rengat–Tembilahan di wilayah Desa Kuala Cenaku, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, kembali menjadi sorotan masyarakat.

Sejumlah titik badan jalan mengalami kerusakan dan berlubang, sehingga dinilai membahayakan keselamatan para pengguna jalan, Sabtu 29 Agustus 2026

Sebagai bentuk keresahan sekaligus tanda peringatan bagi pengendara, warga bahkan menanam pohon pisang di salah satu lubang jalan yang dianggap cukup membahayakan.

Langkah tersebut dilakukan bukan tanpa alasan. Warga mengaku sudah beberapa kali terjadi kecelakaan, khususnya pengendara sepeda motor yang tidak mengetahui keberadaan lubang atau terlambat menghindarinya.

Salah seorang warga Desa Kuala Cenaku, inisial M, saat dikonfirmasi awak media mengatakan, pohon pisang tersebut sengaja dipasang sebagai penanda agar pengendara lebih berhati-hati.

“Adik saya menaruh pohon pisang di lubang itu. Pohon pisang tersebut dibuat sebagai tanda karena sudah banyak memakan korban pengendara motor,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi jalan semakin mengkhawatirkan karena ruas Jalan Lintas Rengat–Tembilahan tersebut relatif sempit.

Ketika terdapat lubang di badan jalan, ruang bagi pengendara untuk menghindar menjadi semakin terbatas, terlebih saat kendaraan berukuran besar melintas dari arah berlawanan.

Keluhan serupa juga disampaikan salah seorang sopir mobil cold diesel yang setiap hari melintasi jalur tersebut untuk mengangkut sawit.

Ia mengatakan, kondisi jalan yang dilaluinya dari kawasan Rumbai hingga Simpang Lima Rengat juga banyak mengalami kerusakan dan berlubang.

“Sepanjang jalan dari Rumbai sampai Simpang Lima Rengat sangat memprihatinkan. Jalannya kecil, ditambah banyak lubang. Padahal jalan ini banyak digunakan masyarakat,” ungkapnya.

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena Jalan Lintas Rengat–Tembilahan merupakan salah satu jalur yang digunakan masyarakat maupun kendaraan angkutan untuk menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas sehari-hari.

Lubang yang dibiarkan tanpa perbaikan berpotensi menjadi ancaman, terutama pada malam hari, saat hujan, maupun ketika pengendara harus berpapasan dengan kendaraan besar.

Warga berharap pemerintah dan instansi terkait tidak menunggu sampai terjadi kecelakaan yang lebih parah atau jatuhnya korban jiwa baru dilakukan penanganan.

Masyarakat meminta Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu dan Pemerintah Provinsi Riau bersama instansi terkait segera turun ke lapangan, melakukan pengecekan kondisi jalan, serta mengambil langkah perbaikan terhadap titik-titik jalan yang rusak dan berlubang.

Bagi warga, pohon pisang yang ditanam di tengah lubang bukanlah solusi. Itu hanya bentuk peringatan darurat dari masyarakat agar pengendara tidak menjadi korban berikutnya.

Pertanyaannya, sampai kapan masyarakat harus memasang “rambu darurat” sendiri di jalan yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah?

Warga berharap persoalan tersebut mendapat perhatian serius dan segera ditindaklanjuti demi keselamatan pengguna Jalan Lintas Rengat–Tembilahan.

Loading

Penulis : Jun

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Pengurus PPPK Teknis Garut Ucapkan Selamat Ultah ke Sekda Nurdin Yana
Bupati Jeneponto Kumpulkan Forkopimda Bahas Isu Kamtibmas hingga Kabut Asap
Merasa Masih Termarginalkan, FKKS SMK Swasta Kota Tasikmalaya Minta Keberpihakan Kebijakan
Proyek Asrama Mahasiswa Bartim Rp2,8 Miliar Disorot: Bangunan Belum Ditempati, Fasilitas Bermasalah
Bupati Pakpak Bharat Buka TMMD ke-130, Ratusan TNI Dikerahkan Buka Akses Jalan Desa Sibongkaras
Tembus Luwu Timur, Pemkab Enrekang Teken Kerjasama Strategis Pasokan Pangan di PT Vale Sorowako
Tegas! Bupati Yusuf Ritangnga sebut Pancasila Bukan Sekadar Sejarah, Tapi Perekat Bangsa
Coreng Pelayanan Perbankan? Oknum Kaunit BRI Unsil Tasikmalaya Diduga Merendahkan Nasabah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Pengurus PPPK Teknis Garut Ucapkan Selamat Ultah ke Sekda Nurdin Yana

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Bupati Jeneponto Kumpulkan Forkopimda Bahas Isu Kamtibmas hingga Kabut Asap

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Merasa Masih Termarginalkan, FKKS SMK Swasta Kota Tasikmalaya Minta Keberpihakan Kebijakan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Proyek Asrama Mahasiswa Bartim Rp2,8 Miliar Disorot: Bangunan Belum Ditempati, Fasilitas Bermasalah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:11 WIB

Bupati Pakpak Bharat Buka TMMD ke-130, Ratusan TNI Dikerahkan Buka Akses Jalan Desa Sibongkaras

Berita Terbaru

Berita terbaru

Pengurus PPPK Teknis Garut Ucapkan Selamat Ultah ke Sekda Nurdin Yana

Rabu, 14 Okt 2026 - 14:30 WIB