TASIKMALAYA, MNP – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kelurahan Bungursari Tahun Anggaran 2026 yang digelar di GOR Kelurahan Bungursari, Rabu (14/01/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi langsung kepada wakil rakyat.
Acara yang mengusung tema “Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi dan Pelayanan Publik untuk Kemajuan dan Kesejahteraan Masyarakat” ini dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H. Aslim, dan Anggota DPRD, Hj. Evi Silviani.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran dua tokoh legislatif ini memberikan angin segar bagi percepatan program pembangunan di wilayah Kecamatan Bungursari.
Dalam arahannya, Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H. Aslim, menekankan bahwa musrenbang harus benar-benar menjadi wadah aspirasi murni dari bawah.
Ia mengingatkan bahwa di tengah adanya pengurangan transfer anggaran dari pusat dan bantuan keuangan provinsi, masyarakat dituntut untuk lebih bijak dalam menentukan skala prioritas.
“Program yang disampaikan masyarakat harus melalui seleksi prioritas yang ketat. Jangan berkecil hati dengan kondisi anggaran, justru di sinilah kita harus memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat,” ujar H. Aslim.
Ia menambahkan bahwa pencapaian program yang tertuang dalam RPJMD tidak akan maksimal jika hanya mengandalkan pemerintah.
“Kalau hanya oleh pemerintah saja saya rasa sulit, tapi ketika ada keterlibatan aktif masyarakat, pembangunan akan jauh lebih cepat. Masyarakat harus proaktif,” tegasnya.
Senada dengan penguatan ekonomi, Anggota DPRD Hj. Evi Silviani menyoroti pentingnya memajukan UMKM di tingkat kelurahan. Ia meminta jajaran Camat, Lurah, hingga RT/RW untuk mendukung penuh program unggulan Walikota, termasuk program “Pelak”.
“Potensi masyarakat kita sangat banyak. Saya sering memotivasi ibu-ibu rumah tangga, bahkan yang hanya membuat bala-bala atau bolu, saya katakan kepada mereka, ‘Ibu itu sudah jadi pengusaha’. Motivasi ini penting agar mereka semangat,” tutur Hj. Evi.
Ia juga memastikan bahwa kendala perizinan kini semakin mudah dengan fasilitasi dari Dinas Indag.
“Sekarang perizinan minimal NIB (Nomor Induk Berusaha) sudah dipermudah. Kami juga sedang menggalakkan pelatihan bagi UMKM, mulai dari cara memproduksi, mengemas (packaging), hingga strategi pemasaran agar produk lokal bisa naik kelas,” tambahnya.
Camat Bungursari, Sodik Sunandi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran para anggota dewan di tengah kesibukan mereka.
Menurutnya, kehadiran H. Aslim dan Hj. Evi Silviani merupakan wujud kepedulian nyata terhadap aspirasi masyarakat di wilayahnya.
Para dewan kata Sodik, menampung semua usulan, baik infrastruktur maupun pemberdayaan. Semuanya akan kami seleksi berdasarkan skala prioritas agar sinkron dengan 7 Program Unggulan Walikota.
“Kehadiran Ketua DPRD dan Anggota Dewan di sini sangat berarti dalam mengawal aspirasi maupun Pokir (Pokok Pikiran) agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” pungkas Sodik.
Kegiatan Musrenbang ini juga dihadiri oleh perwakilan Bappelitbangda, Ketua MUI, Ketua TP PKK, Puskesmas, LPM, Gapoktan, serta jajaran pengurus RT, RW, dan Karang Taruna se-Kelurahan Bungursari.
![]()
Penulis : Gobreg
Editor : Redi Setiawan






