Geger Temuan Penerima PIP Lebih Banyak dari Jumlah Siswa di Wanaraja, Ada Apa?

Sabtu, 21 Februari 2026 - 04:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT, MNP – Aroma ketidakberesan pada penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) Tahun 2025 di wilayah Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, menyeruak ke publik.

Data penerima bantuan pendidikan tersebut ditemukan tidak sinkron dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik), di mana jumlah penerima justru melampaui jumlah siswa yang terdaftar di sekolah.

Pemerhati Kebijakan Publik sekaligus Pembina DPD IWO Indonesia Kabupaten Garut, Solihin Afsor, mengungkapkan temuan mengejutkan terkait anomali data yang dipublikasikan melalui laman resmi Kemendikdasmen.

Berdasarkan pantauannya, setidaknya ada delapan Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Wanaraja yang mencatatkan jumlah penerima PIP lebih besar dibandingkan total siswa aktif.

“Data yang tersaji sangat janggal. Bagaimana mungkin jumlah penerima bantuan lebih banyak dari jumlah siswanya? Kami menduga kuat adanya praktik manipulasi data, laporan hoaks, hingga potensi tindak pidana korupsi,” tegas Solihin kepada media, Jumat (20/2/2026).

Beberapa sekolah yang teridentifikasi mengalami ketimpangan data antara lain:

SDN 1 Wanajaya: 131 penerima (120 siswa di Dapodik)

SDN 1 Wanamekar: 130 penerima (114 siswa di Dapodik)

SDN 4 Wanamekar: 164 penerima (149 siswa di Dapodik)

SDN 2 Sindangprabu: 177 penerima (164 siswa di Dapodik)SDN 3 Cinunuk: 120 penerima PIP (Dapodik: 119 siswa).

SDN 3 Sindangratu: 86 penerima PIP (Dapodik: 84 siswa).

SDN 4 Cinunuk: 60 penerima PIP (Dapodik: 54 siswa).

SDN 4 Wanamekar: 164 penerima PIP (Dapodik: 149 siswa).

Atas temuan ini, Solihin mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera melakukan investigasi menyeluruh. “Kami meminta APH turun tangan untuk memeriksa validitas data tersebut karena menyangkut uang negara dan hak peserta didik,” tambahnya.

Menanggapi polemik tersebut, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K2S) Kecamatan Wanaraja, Widha Sismahendra, M.Pd, mengaku baru mendengar informasi mengenai kelebihan data tersebut. Pihaknya berjanji akan segera melakukan klarifikasi ke sekolah-sekolah terkait.

“Langkah konkret kami adalah bertanya langsung kepada para kepala sekolah dan operator sekolah (OPS), lalu berkoordinasi dengan Koordinator Pengawas (Korwas),” ujar Widha saat ditemui di Kantor Korwil Pendidikan Wanaraja, didampingi Ketua PGRI Wanaraja, Ido Hartono.

Widha menegaskan bahwa tanggung jawab penuh atas validasi data di tingkat satuan pendidikan berada di tangan Kepala Sekolah, sementara pengawasan dilakukan oleh Pengawas Sekolah. “K2S tidak memiliki wewenang intervensi ke Dapodik sekolah lain, kami hanya memberikan saran. Terkait sanksi, itu merupakan kebijakan dinas terkait,” jelasnya.

Meski data menunjukkan anomali, Widha menyatakan optimisme bahwa penyaluran PIP di wilayahnya telah sesuai aturan. Namun, ia sepakat bahwa manipulasi data untuk kepentingan pribadi adalah pelanggaran serius yang tidak boleh terjadi.

Loading

Penulis : Wawan Uje

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Bupati Bogor Tinjau Ratusan Siswa SMPN 1 dan 2 Dramaga Diduga Keracunan MBG
Pembangunan Drainase Sukamenak Rampung Sesuai Spesifikasi, Warga Sambut Lingkungan Lebih Nyaman
Kejutan Hari Sumpah Pemuda di Tasikmalaya, Ratusan Mahasiswa Demo, Gerbang DPRD Roboh
Semarak Mangkubumi Fest 2026: Sambut HUT ke-25 Kota Tasikmalaya Lewat Jalan Santai Bersedekah dan Sholawat
Ketum SWI Resmi Buka UKW Zona Kalsel: Cetak Jurnalis Kompeten Sesuai Standar Dewan Pers
IGORNAS Cup Kota Tasikmalaya Resmi Dibuka, Jaring Bibit Atlet SD
Polisi Ungkap Penyalahgunaan Solar Subsidi 8.400 Liter di Katibung
Polsek Patangkep Tutui Selidiki Temuan Mayat Perempuan Lansia dengan Luka Bakar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Bupati Bogor Tinjau Ratusan Siswa SMPN 1 dan 2 Dramaga Diduga Keracunan MBG

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Pembangunan Drainase Sukamenak Rampung Sesuai Spesifikasi, Warga Sambut Lingkungan Lebih Nyaman

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Kejutan Hari Sumpah Pemuda di Tasikmalaya, Ratusan Mahasiswa Demo, Gerbang DPRD Roboh

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Semarak Mangkubumi Fest 2026: Sambut HUT ke-25 Kota Tasikmalaya Lewat Jalan Santai Bersedekah dan Sholawat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Ketum SWI Resmi Buka UKW Zona Kalsel: Cetak Jurnalis Kompeten Sesuai Standar Dewan Pers

Berita Terbaru