TASIKMALAYA, MNP – Rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (Anniversary) ke-4 Media Nasional Potret (MNP) resmi berakhir hari ini, Kamis (25/06/2026).
Penutupan rangkaian acara diisi dengan aksi nyata berupa sosialisasi mengenai bahaya bullying (perundungan), narkoba, dan pergaulan bebas yang digelar di SMKN 1 Kota Tasikmalaya.
Kegiatan preventif yang diinisiasi oleh Media Nasional Potret ini berkolaborasi langsung dengan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Tasikmalaya. Langkah progresif ini pun mendapat apresiasi yang luar biasa dari pihak sekolah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala SMKN 1 Kota Tasikmalaya, Junjun Nugraha Sutisna, S.Pd., M.M., menyatakan bahwa pembinaan moral dan perlindungan terhadap siswa merupakan tanggung jawab bersama.
Kehadiran media bersama instansi pemerintah dinilai sangat membantu sekolah dalam membentengi generasi muda.
“Hari ini hadir dari Media Nasional Potret bersama PPA untuk memberikan wawasan kepada anak-anak agar terhindar dari bullying, narkoba, dan kenakalan remaja lainnya. Terima kasih atas inisiasinya, ini sangat bermanfaat dan mendukung upaya kita mewujudkan generasi PANCAWALUYA yang memiliki jiwa Cageur, Bageur, Bener, Pinter dan Singer,” ujar Junjun.
Kepala Sekolah juga berpesan kepada seluruh anak didiknya agar menyerap materi edukasi ini sebagai modal penting dalam menjaga diri demi meraih masa depan.
“Tolong perhatikan dan maknai dengan baik. Jaga diri kalian, jangan sampai menjadi pelaku maupun menjadi korban. Lindungi diri kita bersama-sama. Saya yakin kalian adalah anak-anak hebat yang luar biasa,” tambahnya memberikan suntikan semangat.
Di lokasi yang sama, Kepala UPTD PPA Kota Tasikmalaya, Kang Epi Mulyana, S.H., M.H., turut mengapresiasi terobosan yang dilakukan oleh MNP.
Menurutnya, aksi kolaboratif ini sudah berjalan sejak awal bulan lalu dan menyasar berbagai sekolah sebagai bentuk respons atas dinamika remaja di Kota Tasikmalaya saat ini.
“Kegiatan yang diinisiasi oleh MNPotret ini sangat luar biasa dan positif. Saya berharap ini bisa berlanjut menjadi program rutin, karena mengedukasi masyarakat—khususnya pelajar—adalah salah satu fungsi dan peran nyata media di samping memberikan informasi atau pemberitaan,” kata Kang Epi.
Ia menegaskan, kondisi remaja di Kota Tasikmalaya saat ini memang memerlukan perhatian ekstra dan edukasi yang masif agar tidak terjerumus pada tindakan kriminalitas.
“Melihat situasi dan kondisi sekarang, edukasi seperti ini sangatlah mendesak. Terima kasih kepada MNPotret atas kerja sama positif ini, dan saya berharap ke depannya kita dapat terus berkolaborasi,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Red









Tinggalkan Balasan