DPC Partai Demokrat Lamsel Gelar Konsolidasi Pembentukan Anak Ranting

Minggu, 23 Juli 2023 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sragi, MNP – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Lampung Selatan menggelar konsolidasi pembentukan anak ranting se-Kecamatan Sragi.

Kegiatan dipusatkan di kediaman Kodri, anggota DPRD Lampung Selatan di Desa Sukapura, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, Minggu (23/07/2023).

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat H. Imer Darius pada sambutannya mengatakan, pengurus ranting dan anak ranting Kecamatan Sragi adalah ujung tombak kemenangan Demokrat pada pemilu 2024.

“Menang kalah Partai Demokrat di Sragi ini ada di tangan kalian. Apakah bapak ibu sekalian siap berjuang bersama Partai Demokrat?,” tanya Imer.

Calon anggota DPR RI dapil Lampung 1 itu juga meminta seluruh pengurus di semua tingkatan dari cabang, ranting hingga anak ranting yang saat ini akan dibentuk komitmen dan konsisten membesarkan Partai Demokrat.

“Bapak ibu semua yang nanti akan menjadi pengurus ranting, sekaligus juga nanti akan jadi saksi pada saat pemilu. Bapak ibu akan bekerja sesuai arahan partai dan wajib mendahulukan kepentingan partai untuk mengamankan perolehan suara caleg-caleg kita,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Lampung Selatan, M. Junaidi, SH pada sambutannya mengingatkan kembali enaknya pada era SBY memerintah Indonesia. Menurutnya di era itu pertumbuhan ekonomi Indonesia naik 5 persen.

“Tapi saat ini ekonomi masyarakat kita justru anjlok. Daya beli masyarakat justru turun. Betul infrastruktur seperti tol bendungan banyak dibangun, kita berterimakasih kepada Pak Jokowi. Tapi kritik saya seharusnya prioritas nya pada pembangunan peningkatan ekonomi masyarakat, bukan infrastruktur yang hanya dinikmati golongan tertentu saja,” terangnya.

Calon anggota DPRD Lampung Pergantian Antar Waktu yang akan segera dilantik itu juga mengatakan pihaknya akan menyiapkan kader-kader yang akan dilatih untuk menjadi paralegal di setiap desa.

“Kita akan siapkan masing-masing 2 orang setiap desa untuk dilatih jadi pengacara rakyat atau paralegal. Tugasnya membantu kader dan pengurus kita di tingkatan ranting dan anak ranting untuk pendampingan hukum jika ada masyarakat yang tersandung masalah hukum. Jadi tidak perlu bingung jika ingin mendapatkan bantuan hukum, kita sudah punya sendiri,” bebernya.

Masih kata dia, masyarakat tidak perlu takut lagi menuntut haknya, atau dibodoh-bodohi orang yang tidak bertanggung jawab.

“Jika ada bantuan dari pemerintah, kemudian diancam-ancam jika tidak pilih mereka akan dicoret dari daftar penerima bantuan. Hal begini jangan dibiarkan, harus kita lawan. Nah disinilah paralegal kita bertugas mendampingi dan mengedukasi warga kita,” tegasnya.

Masih di lokasi yang sama Kodri, anggota DPRD Lampung Selatan, sekaligus tuan rumah acara mengatakan, sebagai anggota dewan Lampung Selatan dirinya sudah dan akan terus berjuang bekerja untuk rakyat Lampung Selatan khususnya di dapil 3.

“Sejak dilantik sampai sekarang saya tidak menerima gajih saya. Semua sudah saya hibahkan untuk kepentingan masyarakat. Salah satunya untuk menggaji para guru ngaji di wilayah Sragi yang sampai saat ini tidak diperhatikan pemerintah,” ungkapnya.

Menurutnya, masyarakat membutuhkan para ulama untuk mengajar generasi muda dan anak-anak guna belajar agama. Tujuannya agar memiliki keimanan dan ketakwaan, tapi para ulama dan guru ngaji ini saat ini masih terabaikan.

“Saya juga sudah menyiapkan satu unit ambulance gratis, satu unit mobil pickup dan minibus. Kendaraan ini saya siapkan sengaja untuk membantu masyarakat yang sakit dan membutuhkan. Silakan dipinjam dan digunakan untuk yang membutuhkan. Semuanya gratis,” pungkasnya. (Jun)

Loading

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Putusan Mahkamah Konstitusi : Wartawan Tidak Bisa Dipidana Atas Karya Jurnalistik 
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor Ikuti Rakernas XVII APKASI Tahun 2026
Warga Sukalaksana Menjerit Soal Jalan Rusak Sejak 1982, Anggota DPRD Dapil 1 Malah Tak Hadir
Dugaan Korupsi Dana Desa 2025, Warga Pagar Bukit Desak APH Segera Bertindak
Perjelas Status Kawasan, BPKH XIX Pekanbaru Bahas Tata Batas Perhutanan Sosial Meranti
Siapkan 10.000 Hektar Lahan, Pemkab Pakpak Bharat Sambut Tim Ditjenbun Kementan RI
Tasikmalaya Zona Merah Korupsi: Masalahnya Sistemik, Bukan Sekadar Persepsi
Musrenbang Desa Kersamanah Fokuskan Pembangunan Berbasis Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:57 WIB

Putusan Mahkamah Konstitusi : Wartawan Tidak Bisa Dipidana Atas Karya Jurnalistik 

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:48 WIB

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor Ikuti Rakernas XVII APKASI Tahun 2026

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:22 WIB

Warga Sukalaksana Menjerit Soal Jalan Rusak Sejak 1982, Anggota DPRD Dapil 1 Malah Tak Hadir

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:48 WIB

Dugaan Korupsi Dana Desa 2025, Warga Pagar Bukit Desak APH Segera Bertindak

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:19 WIB

Perjelas Status Kawasan, BPKH XIX Pekanbaru Bahas Tata Batas Perhutanan Sosial Meranti

Berita Terbaru