Cepat Tanggap Bencana Longsor, Dinsos Pakpak Bharat Salurkan Bantuan ke Korban di Salak dan STTU Julu

Jumat, 28 November 2025 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Sosial mulai menyalurkan bantuan bagi para korban bencana alam tanah longsor di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat.

Bantuan berupa Logistik (Terpal, Kasur, kids were, Famili Kit, Selimut) dan Sembako ini mulai diserahkan di kecamatan Salak dan Sitellu Tali Urang Julu.

Kepala Dinas Sosial, Supardi Padang, SP, MM mengatakan, hari ini diserahkan bantuan untuk para korban di Salak dan Sitellu Tali Urang Julu, sesuai data korban yang kita terima. Untuk wilayah dan kecamatan lain akan segera menyusul, semua akan kebagian.

“Harapan kita bantuan ini bisa bermanfaat bagi para korban, terutama terpal, selimut dan juga sembako. Ini tentunya sangat dibutuhkan. Kami berharap masyarakat bisa bersabar,” ucap Supardi Padang di Salak.

Bencana alam berupa tanah longsor yang terjadi di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat telah mengakibatkan banyak kerugian bagi khususnya masyarakat luas. Terputusnya akses-akses jalan sempat menyulitkan tim penanganan untuk segera menjangkau posisi masyarakat.

Kepala Pelaksana BPBD Pakpak Bharat, Augusman Harapan Padang, ST, M.Si menjelaskan, saat ini perioritas utama adalah wilayah-wilayah yang benar-benar terisolasi untuk segera bisa menyalurkan bantuan yang dibutuhkan masyarakat.

Loading

Penulis : Benny Solin

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Komite SMAN 3 Kota Tasikmalaya Ajak Orang Tua Diperkuat Pengawasan
DPRD Bartim Cek Lokasi Karhutla Hayaping: Klaim 11 Hektare Dipertanyakan, Hasil Pantauan Sekitar 1 Hektare
Dampak Koalisi Gemuk, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Enggan Dukung Petisi 26
Polsek Malangbong Serahkan Tersangka Kasus Curas ke Polres Tangerang
Menolak Lupa G30S: Belajar Sejarah Secara Utuh untuk Menjaga Persatuan Bangsa
Tinggal di Gubuk Reyot Dekat Pusat Pemerintahan, Kasus Siti Nuraenun Jadi Cermin Evaluasi Data Bansos
TBBR Ultimatum Polres Bartim: Bebaskan Dua Peladang Hayaping, Buka Sumber Data 11 Hektare
Saat Air Datang, Harapan Kembali Mengalir: TNI Salurkan Air Bersih untuk 450 Warga Sukarame

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 18:02 WIB

Komite SMAN 3 Kota Tasikmalaya Ajak Orang Tua Diperkuat Pengawasan

Rabu, 30 September 2026 - 17:51 WIB

DPRD Bartim Cek Lokasi Karhutla Hayaping: Klaim 11 Hektare Dipertanyakan, Hasil Pantauan Sekitar 1 Hektare

Rabu, 30 September 2026 - 13:00 WIB

Dampak Koalisi Gemuk, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Enggan Dukung Petisi 26

Rabu, 30 September 2026 - 10:40 WIB

Polsek Malangbong Serahkan Tersangka Kasus Curas ke Polres Tangerang

Rabu, 30 September 2026 - 10:33 WIB

Menolak Lupa G30S: Belajar Sejarah Secara Utuh untuk Menjaga Persatuan Bangsa

Berita Terbaru

Berita terbaru

Komite SMAN 3 Kota Tasikmalaya Ajak Orang Tua Diperkuat Pengawasan

Rabu, 30 Sep 2026 - 18:02 WIB

Berita terbaru

Polsek Malangbong Serahkan Tersangka Kasus Curas ke Polres Tangerang

Rabu, 30 Sep 2026 - 10:40 WIB