GARUT, MNP – Antusiasme masyarakat mengikuti bakti sosial operasi katarak gratis terlihat di Puskesmas Cibatu, Rabu (4/11/2026). Warga dari 11 desa se- Kecamatan Cibatu, bahkan dari luar wilayah kecamatan, berdatangan untuk mengikuti tahapan screening akhir sebelum pelaksanaan operasi katarak.
Sejak pukul 07.00 WIB, halaman Puskesmas Cibatu mulai dipadati peserta. Sebagian warga rela berangkat sejak subuh dan menempuh perjalanan cukup jauh demi mendapatkan kesempatan menjalani operasi katarak secara gratis.
Kegiatan sosial tersebut merupakan hasil sinergi Puskesmas Cibatu, Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dan PERDAMI Jawa Barat dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Puskesmas Cibatu, H. Ajat Sudrajat, S.Kep., Ners, menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat sangat tinggi. Menurutnya, banyak warga yang selama ini mengalami gangguan penglihatan dan membutuhkan pelayanan kesehatan mata.
“Sebagian warga sudah cukup lama mengalami gangguan penglihatan dan terkendala biaya pengobatan. Screening hari ini bertujuan memastikan siapa saja yang memenuhi persyaratan medis untuk menjalani operasi,” ungkapnya.
Salah seorang warga lanjut usia yang mengikuti screening mengaku berharap dapat dinyatakan memenuhi syarat untuk menjalani operasi.
“Saya sudah berbulan-bulan mengalami penglihatan kabur. Begitu mendapat informasi ada kegiatan ini, anak saya langsung mengantar sejak subuh. Mudah-mudahan bisa mengikuti operasi,” tuturnya.
Proses screening dilakukan oleh tim medis gabungan dari Puskesmas Cibatu, Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dan PERDAMI Jawa Barat. Peserta yang dinyatakan memenuhi indikasi medis dijadwalkan mengikuti operasi katarak pada Kamis (5/11/2026).
Sementara itu, pemantauan pascaoperasi dijadwalkan pada Jumat (6/11/2026) mulai pukul 08.00 WIB di Puskesmas Cibatu.
Panitia juga mengimbau peserta untuk melengkapi persyaratan administrasi berupa fotokopi KTP, fotokopi Kartu Keluarga (KK), serta SKTM yang telah diketahui pihak kecamatan.
Kepala Puskesmas Cibatu menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan mata.
“Kami berharap melalui program ini, masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh pelayanan kesehatan dengan baik. Ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan deteksi dini gangguan penglihatan di wilayah Kecamatan Cibatu,” tambahnya.
Kegiatan ini menjadi bukti pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, organisasi profesi kesehatan, dan masyarakat dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat dan merata hingga ke pelosok desa.
![]()
Penulis : M.Karno
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan