Rawat Warisan Leluhur, Rizal Bawazier Berkomitmen Rutin Dua Kali Gelar Wayang Kulit

Senin, 6 Juli 2026 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMALANG, MNP Rencana Anggota Komisi VI DPR RI, Rizal Bawazier, untuk menggelar pementasan wayang kulit secara rutin sebanyak dua kali dalam setahun, memantik secercah harapan besar bagi para pelaku seni dan budaya.

Komitmen legislator pusat asal Daerah Pemilihan Jawa Tengah X (Pemalang, Pekalongan, Batang, dan Kota Pekalongan) ini dinilai menjadi Oase di tengah gempuran modernisasi yang kerap mengancam eksistensi kesenian tradisional.

Bagi para seniman lokal, mulai dari dalang, penabuh gamelan (niyaga), hingga sinden, pementasan rutin ini bukan sekadar soal hiburan, akan tetapi merupakan napas panjang bagi kelangsungan dapur mereka.

Selama ini, sepinya tanggapan atau job pementasan sering kali membuat para pekerja seni harus banting tulang mencari profesi sampingan.

Dukungan nyata dari legislator yang akrab disapa RB tersebut seolah menjadi panggung yang selama ini dinanti. Saat dikonfirmasi, politisi Fraksi PKS ini secara konsisten menjadikan pagelaran seni tradisional sebagai sarana untuk merawat warisan leluhur bangsa.

“Pelestarian budaya seperti wayang kulit sangat penting agar tidak tergerus zaman globalisasi. Selain itu, ada efek domino yang luar biasa. Adanya acara seni pasti menciptakan simpul ekonomi baru; para pedagang UMKM di sekitar lokasi bisa ikut mengais rezeki dan kru pementasan juga mendapat penghasilan,,” ungkap RB, panggilan akrab Rizal Bawazier.

Harapan senada juga diungkapkan oleh para pelaku seni di Kabupaten Pemalang. Tokoh dan pegiat budaya setempat menyambut antusias rencana tersebut.

Mereka meyakini, frekuensi pementasan yang teragendakan dengan baik akan menjadi ruang ekspresi sekaligus regenerasi bagi dalang-dalang muda agar karya mereka tetap diapresiasi masyarakat.

Joko Widodo (40) orangtua dari Dalang Cilik Narendra Hang Eshan, Warga kecamatan Pemalang, merasa bersyukur dengan rencana pementasan wayang kulit tersebut.

“Harapannya, pelestarian budaya Jawa harus terus dilestarikan, tidak hanya dilakukan pejabat pusat, tetapi pejabat daerah harus lebih peduli terhadap pelestarian budaya jawa, tidak hanya wayang kulit saja, tetapi budaya atau kesenian kesenian lainnya,” ujar Joko,saat dikonfirmasi, Senin (6/7).

Hal yang sama, diungkapkan oleh Bambang Widi (60) pemerhati seni budaya warga kelurahan Bojongbata, kecamatan Pemalang.

“Sangat setuju mengingat budaya Jawa yang semakin surut, perlunya menggalakan kembali dan bisa hadir dikalangan luas pada umumnya, Terima kasih atas partisipasinya nguri Uri budaya Jawa,” tuturnya.

Dengan menggandeng kearifan lokal seperti pagelaran wayang kulit dalam berbagai kegiatan masyarakat, langkah konkret Rizal Bawazier ini membuktikan bahwa wakil rakyat hadir tidak hanya di gedung parlemen, tetapi juga turun langsung memelihara denyut nadi kebudayaan di akar rumput.

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Di Balik Ramainya Pantai Sindangkerta: Robohnya Tembok Penahan Ombak Ancam Keselamatan Wisatawan 
6 Tahun Diabaikan, Kerusakan DPT Sungai Sindang Barang Ancam Keselamatan Warga
Tanamkan Nasionalisme dan Filosofi ‘Here and Now’, WBP Rutan Pemalang Diajak Fokus Benahi Diri
Omzet Pedagang Pasar di Pemalang Anjlok Dihantam Musim PPDB dan Bulan Suro
Kemacetan Rutin di Depan Basa Toserba Bikin Pengendara Elus Dada
Perkokoh Karakter ASN, Kodim 0612/Tasikmalaya Gelar Penguatan Karakter Kebangsaan TA 2026
Lewat Program Strategis Kementan, Kopi Pakpak Bharat Bersiap Bangkit Jadi Ikon Ekonomi
Kasus Proyek Fiktif Badampu–Bantayum: Oknum ASN PUPR Barito Timur Diduga Tawarkan Suap Wartawan Rp50 Juta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 17:50 WIB

Di Balik Ramainya Pantai Sindangkerta: Robohnya Tembok Penahan Ombak Ancam Keselamatan Wisatawan 

Senin, 6 Juli 2026 - 16:36 WIB

6 Tahun Diabaikan, Kerusakan DPT Sungai Sindang Barang Ancam Keselamatan Warga

Senin, 6 Juli 2026 - 16:08 WIB

Tanamkan Nasionalisme dan Filosofi ‘Here and Now’, WBP Rutan Pemalang Diajak Fokus Benahi Diri

Senin, 6 Juli 2026 - 16:00 WIB

Omzet Pedagang Pasar di Pemalang Anjlok Dihantam Musim PPDB dan Bulan Suro

Senin, 6 Juli 2026 - 15:53 WIB

Kemacetan Rutin di Depan Basa Toserba Bikin Pengendara Elus Dada

Berita Terbaru

Berita terbaru

Kemacetan Rutin di Depan Basa Toserba Bikin Pengendara Elus Dada

Senin, 6 Jul 2026 - 15:53 WIB