JENEPONTO, MNP – Momentum perayaan Hari Raya Idul adha 1447 H / 2026 M di Dusun Paranga, Desa Lentu, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto menjadi ajang penyampaian arah pembangunan daerah.
Kepala Desa Lentu, Sirajuddin, secara resmi membacakan sambutan seragam Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, S.E., M.M., pada Rabu (27/05/2026).
Dalam sambutan tertulis tersebut, Bupati H. Paris Yasir membeberkan sejumlah program prioritas Pemerintah Kabupaten Jeneponto untuk Tahun Anggaran 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Seluruh program ini diorientasikan demi mewujudkan visi Jeneponto yang lebih maju, sejahtera, dan bahagia.
Salah satu poin utama yang disoroti adalah komitmen pemerintah dalam menggenjot pembangunan infrastruktur jalan.
Pembiayaan proyek ini bersumber dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi, hingga dukungan APBN melalui program Inpres Jalan Daerah.
“Insyaallah, minimal 20 kilometer jalan atau sebanyak 18 titik jalan desa dan kelurahan akan kita tangani tahun ini. Kita ingin memastikan konektivitas antarwilayah semakin baik, distribusi hasil pertanian dan perdagangan semakin lancar, serta mobilitas masyarakat semakin mudah dan nyaman,” ujar Bupati dalam sambutan yang dibacakan Sirajuddin.
Selain infrastruktur jalan, sektor pertanian juga mendapat perhatian serius. Pemerintah daerah bekerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang untuk melakukan Perbaikan sistem irigasi, dan Pembangunan embung guna mendukung lahan pertanian masyarakat secara langsung melalui intervensi APBD.
Di bidang sosial dan pendidikan, Pemkab Jeneponto meluncurkan program bantuan bagi masyarakat kecil berupa beasiswa untuk siswa dari keluarga kurang mampu serta pembagian seragam sekolah gratis.
Langkah ini diambil agar tidak ada lagi anak-anak di Jeneponto yang putus sekolah (ATS) hanya karena kendala biaya atau fasilitas sekolah yang tidak layak.
Bupati juga menginstruksikan dengan tegas kepada seluruh kepala sekolah dan guru untuk aktif menyisir anak-anak usia sekolah di lingkungan mereka.
Jika ditemukan anak yang putus sekolah, pihak sekolah diminta segera melaporkannya agar dapat segera diintervensi oleh pemerintah.
Untuk merespons aspirasi generasi muda, pemerintah berencana membangun track road race Jeneponto. Fasilitas ini diproyeksikan sebagai wadah positif untuk mengembangkan bakat di bidang otomotif sekaligus menekan aksi balap liar.
Kedepan, lintasan ini diharapkan mampu menggelar event otomotif yang dapat menggerakkan sektor ekonomi dan pariwisata daerah.
Kabar baik lainnya datang dari sektor perdagangan. Pembangunan Pasar Turatea akan segera dimulai dengan anggaran fantastis sebesar Rp134 miliar.
Pasar ini dirancang dengan konsep modern yang dilengkapi fasilitas representatif, tertata, nyaman, dan bersih demi mendukung aktivitas ekonomi masyarakat secara komprehensif.
Menutup sambutan seragam tersebut, Bupati Jeneponto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling bahu-membahu dan menjaga harmoni agar seluruh program pembangunan ini dapat berjalan dengan lancar.
“Mari kita ciptakan terus suasana yang kondusif dan nyaman dengan menjunjung tinggi nilai sipakatu, sipakalibbiri, bulusibatang, ikhlas, dan bahagia demi daerah yang kita cintai bersama ini,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Mahmud Sewang
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan