Tasikmalaya, MNP – Perkembangan gerakan Pramuka dari masa ke masa selalu mengalami perubahan yang sangat segnifikan.
Anggota Pramuka tersebar di tiap tiap penjuru ini merupakan fenomena yang sangat membanggakan, berarti banyak generasi muda yang aktif untuk kegiatan Positif.
Namun, untuk hal tersebut perlu diimbangi oleh peningkatan kualitas dan kapasitas para pembina Pramuka yang dilakukan secara bertahap.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berlandaskan dari hal yang diatas, Kwartir cabang kota Tasikmalaya Pusdiklatcab menyelenggarakan suatu kegiatan yang dengan tujuannya mengembangkan sumber daya manusia (SDM).
Khususnya bagi pembina pembina Pramuka di sekolah-sekolah terpadu wilayah kwartir ranting kecamatan Mangkubumi, dengan kegiatan kursus pembina Pramuka mahir tingkat dasar (KMD).
Kegiatan KMD ini menjadi sangat penting, karena para pembina akan mendapatkan bekalan- bekalan yang mendasar serta bermanfaat dalam menyelenggarakan kegiatan pembinaan generasi muda melalui kegiatan ke Pramukaan khususnya di sekolah yang sesuai dengan AD/ART Gerakan Pramuka.
Kasi Diklat Kwarcab Tasikmalaya Ka Darusman menjelaskan, untuk kurikulum kursus kegiatan pembina mahir dasar sesuai dengan SK Kwartir Nasional no 48 tahun 2018 sebanyak 72 jam yang berisikan tentang kundametalis metode kePramukaan dan praktek membina.
“Kegiatan lainnya yaitu berkemah selama tiga hari dan dilaksanakan selama enam hari. Tiga hari teori dan tiga hari berkemah,” ungkap Ka Darusman, Jumat (18/11/2022).
Dijelaskan, KMD diselenggarakan oleh kwartir cabang atas usulan dari kwartir ranting, karena berhak mengadakan pendidikan seperti sekarang. Ka Darusman menyebut, ini adalah Pusdiklatcab pendidikan dan pelatihan di kwatir cabang untuk KMD.
“Jadi kwaran itu hanya meminta pelatih dari sana dan penyelenggaraan kwartir ranting, pelatihnya dari Pusdiklatcab,” jelas Ka Darusman.
Untuk peserta dari Kwaran Mangkubumi yang ikut sebanyak 37 orang yang daptar 8 putra dan 29 putri. Kemarin juga sekaligus oleh Ka kwarcab acara pelepasan Perkemahan Wirakarya Daerah (PEWEDAERAH) yang dilaksanakan oleh kwartir cabang Garut Kwarting rating Lewo Garut.
Menurut Ka Darusman, PEWEDAERAH ini kegiatan tingkat penegak untuk kerja bakti gotong royong, seperti membuat sarana jalan, sanitasi lingkungan, rehab mesjid dan sebagainya.
“Itu dilakukan oleh Pramuka tenaganya yang berangkat dari Tasikmalaya sebanyak 16 orang sesuai dengan arahan selama satu Minggu,” pungkasnya. (Tasik9).
![]()









Tinggalkan Balasan