Garut Siapkan Pengembangan Sektor Pertanian Bersama Kementan RI

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT, MNP – Dalam upaya mendorong kemajuan sektor agraris di daerah, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menerima kunjungan kerja Staf Ahli Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia, Hermansyah.

Pertemuan yang membahas pertanian daerah ini dilaksanakan di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jum’at (15/5/2026).

Fokus utama dalam pertemuan ini adalah upaya percepatan pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Garut.

Bupati Garut menyampaikan bahwa wilayahnya memiliki potensi agraris yang sangat besar, namun tidak dipungkiri para petani masih dihadapkan pada sejumlah kendala dan hambatan operasional di lapangan.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Bupati menegaskan bahwa pihak kementerian telah memberikan respons positif dan menyiapkan solusi konkret untuk diimplementasikan di Kabupaten Garut.

“Tadi kang Hermasnyah akan memberikan solusi yang ditawarkan salah satunya adalah irigasi perpompaan, program transportasi pertanian, PLN dan lain-lain,” jelas Bupati Abdusy Syakur Amin.

Sementara itu, Staf Ahli Kementan RI, Hermansyah, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat dari jajaran Pemerintah Kabupaten Garut.

Ia memaparkan bahwa kehadirannya membawa sejumlah langkah strategis yang akan segera direalisasikan untuk mendongkrak produktivitas pertanian di Garut, di antaranya meliputi:

1. Sinergi Infrastruktur Lintas Sektor: Kementan akan menjalin kolaborasi erat dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk mengoptimalkan sistem irigasi pertanian yang terintegrasi.

2. Penyerapan Dana Hibah Global: Pemerintah pusat akan berupaya memfasilitasi dan mencari peluang dana hibah dari dunia internasional yang khusus dialokasikan ke Kabupaten Garut.

Langkah-langkah strategis tersebut ditujukan untuk membangun sistem pertanian di Kabupaten Garut agar lebih maju, modern, dan tangguh.

Loading

Penulis : Wawan Uje

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

H. Rana Nur Alamsyah: Fun Bike TOF 2026 Bukan Sekadar Gowes, Momentum Pererat Silaturahmi Warga
Elis Lisnawati: Pelaku Budaya Jangan Hanya Dibutuhkan, Pemerintah Harus Hargai dan Didukung Merata
Di Milangkala ke-9 Sabodo Debus Extreme, Budayawan Minta Pemerintah Serius Lestarikan Seni Sunda
Fun Bike Gowes Bareng Pemuda Tasik dan BSS Meriahkan Milangkala ke-25 Kota Tasikmalaya
Penghasilan Nelayan Pangandaran Turun, Faktor Harga Pasar Jadi Pemicu
Healing Hemat di Kuningan: Menikmati Sunset dan Udara Sejuk di Taman Bunut
Rutin Gelar Pengajian Kitab Bulanan, RPA CV Assalam Family Pererat Silaturahmi Bersama Warga Bantarsari
Tegang! Karyawan PT SBL Tertibkan Rombongan Mengaku KSO Agrinas di Indragiri Hulu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:48 WIB

H. Rana Nur Alamsyah: Fun Bike TOF 2026 Bukan Sekadar Gowes, Momentum Pererat Silaturahmi Warga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Elis Lisnawati: Pelaku Budaya Jangan Hanya Dibutuhkan, Pemerintah Harus Hargai dan Didukung Merata

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Di Milangkala ke-9 Sabodo Debus Extreme, Budayawan Minta Pemerintah Serius Lestarikan Seni Sunda

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Fun Bike Gowes Bareng Pemuda Tasik dan BSS Meriahkan Milangkala ke-25 Kota Tasikmalaya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Penghasilan Nelayan Pangandaran Turun, Faktor Harga Pasar Jadi Pemicu

Berita Terbaru

Berita terbaru

Penghasilan Nelayan Pangandaran Turun, Faktor Harga Pasar Jadi Pemicu

Minggu, 11 Okt 2026 - 09:54 WIB