PAKPAK BHARAT, MNP – Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, melakukan survei langsung terhadap kondisi jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Pakpak Bharat dengan Kota Subulussalam, Selasa (14/04/2026).
Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara dekat kondisi infrastruktur sepanjang 41 kilometer yang menjadi urat nadi penghubung Kabupaten Dairi menuju Kota Subulussalam. Jalur ini merupakan koridor konektivitas dan distribusi logistik utama di kawasan barat Sumatera.
Jalan nasional ini memiliki peran strategis bagi empat wilayah, yakni Kota Subulussalam, Aceh Singkil, Aceh Selatan, dan Pakpak Bharat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sektor perkebunan kelapa sawit sangat bergantung pada jalur ini, di mana truk pengangkut CPO dan produksi sawit lainnya dengan volume mencapai 273 ribu ton per tahun melintas di sini.
Namun, vitalitas ekonomi tersebut berbanding terbalik dengan kondisi infrastruktur di lapangan. Tingginya intensitas kendaraan bertonase besar tidak didukung oleh lebar jalan yang memadai.
Kondisi geografis yang ekstrem, berada di antara tebing curam dan bibir jurang, kian diperparah dengan drainase yang minim serta tikungan tajam yang membahayakan.
Bupati Franc Bernhard Tumanggor menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam. Ia menyatakan telah menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah daerah tetangga serta bersurat ke pemerintah pusat.
“Inilah yang akan kita coba carikan solusinya. Kami sedang membicarakan ini bersama Pemerintah Kota Subulussalam. Kami juga sudah bersurat kepada Kementerian terkait, bahkan langsung kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto melalui Sekretaris Kabinet. Mudah-mudahan segera ada solusi terbaik,” jelas Bupati di lokasi survei.
Kunjungan ini juga menjadi ajang penguatan sinergi antara dua wilayah. Turut mendampingi Bupati, di antaranya Plt. Kepala Dinas PUTRHub Pakpak Bharat Manotar Silalahi, ST, M.Si, dan Plt. Kepala Bappelitbangda Harryson F. Sirumapea, M.Si.
Sementara dari pihak Pemerintah Kota Subulussalam, hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Asrul Assani, Kepala Dinas PU Ir. Alhaddin, serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jhoni Arizal, SSTP, M.Si.
Melalui langkah proaktif ini, diharapkan perbaikan dan pelebaran jalan nasional tersebut segera terealisasi demi menjamin keselamatan pengguna jalan serta kelancaran arus ekonomi di kawasan barat Sumatera.
![]()
Penulis : Benny Solin
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan