Lewat Bhineka Tunggal Ika Wonderland, SMPN 6 Pemalang Tanamkan Cinta Budaya Lokal

Jumat, 28 November 2025 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang, MNP – Guna menelusuri kekayaan budaya dan kuliner khas daerah, SMP Negeri 6 Pemalang gelar kegiatan Pekan Raya Ko Kurikuler di halaman sekolah setempat,pada Jum’at (28/11).

Kegiatan Ko Kurikuler dengan tema mengambil tema Bhineka Tunggal Ika Wonderland Pemalangku ini, diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta siswa sekolah terhadap kota Pemalang.

“Diharapkan para siswa sekolah mengenal lebih dekat tentang budaya dan makanan khas pemalang,” ujar Kepala sekolah SMP Negeri 6 Pemalang.

Dirinya menjelaskan, bahwa Pekan Raya ko kurikuler tersebut sebagai trobosan penguat kegiatan program intrakurikuler.

“Ko kurikuler sebagai penguat dari intrakurikuler, dalam puncak kegiatan, dengan kemasan penampilan yang berbeda,” tutupnya.

Kegiatan kokurikuler SMP Negeri 6 Pemalang ini, menampilkan Drama menceritakan tentang permainan tradisional di pemalang, Gelaran bazar dengan menampilkan berbagai jenis jajanan tradisional.

Selain itu, berbagai karya hasil kreatifitas siswa, tak ketinggalan berbagai jenis tarian khas pemalang juga di tampilkan.

Kokurikuler adalah kegiatan pembelajaran di luar jam pelajaran inti di kelas, tetapi secara langsung berhubungan dan bertujuan untuk memperkuat, memperdalam, atau memperkaya materi intrakurikuler.

Kegiatan ini terintegrasi dengan kurikulum, bersifat wajib, dan sering kali terstruktur serta dinilai.

1. Tujuan kokurikuler

Memperkuat dan memperdalam pemahaman: Siswa dapat mengaplikasikan teori yang dipelajari di kelas ke dalam situasi nyata, seperti kunjungan ke museum setelah mempelajari sejarah.

Mengembangkan karakter dan keterampilan: Melalui kegiatan seperti bakti sosial atau kerja kelompok, siswa membangun sifat-sifat positif seperti tanggung jawab, kerja sama tim, dan keterampilan sosial.

Membentuk individu yang holistik: Mengembangkan siswa secara menyeluruh, tidak hanya secara akademis tetapi juga secara emosional dan sosial.

2. Contoh kegiatan ko kurikuler

Studi lapangan: Mengunjungi tempat-tempat seperti museum, pabrik, atau pusat edukasi lainnya untuk mengamati dan mempraktikkan materi pelajaran secara langsung.

Proyek sosial: Terlibat dalam kegiatan bakti sosial atau proyek komunitas yang relevan dengan mata pelajaran.

Literasi: Kegiatan seperti literacy school yang bertujuan memperkuat kemampuan membaca dan menulis.

Prakarya: Membuat karya atau proyek yang berhubungan dengan materi pelajaran, seperti membuat model ekosistem setelah belajar tentangnya.

Outbound: Kegiatan fisik di luar ruangan yang dapat digunakan untuk membangun kerja sama tim dan memecahkan masalah.

3. Perbedaan dengan ekstrakurikuler

Kokurikuler: Berhubungan langsung dan terstruktur dengan kurikulum akademik untuk memperdalam materi pelajaran.

Ekstrakurikuler: Lebih fokus pada pengembangan minat, bakat, dan hobi pribadi di luar lingkup akademis, seperti klub olahraga, seni, atau debat.

Kokurikuler – Definisi dan Pengertianya – Quipper Campus

Ko kurikuler adalah kegiatan pembelajaran peserta didik yang dilaksanakan untuk penguatan, pendalaman, dan/atau pengayaan mata pelajaran yang telah dipelajari.

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Komite SMAN 3 Kota Tasikmalaya Ajak Orang Tua Diperkuat Pengawasan
DPRD Bartim Cek Lokasi Karhutla Hayaping: Klaim 11 Hektare Dipertanyakan, Hasil Pantauan Sekitar 1 Hektare
Dampak Koalisi Gemuk, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Enggan Dukung Petisi 26
Polsek Malangbong Serahkan Tersangka Kasus Curas ke Polres Tangerang
Menolak Lupa G30S: Belajar Sejarah Secara Utuh untuk Menjaga Persatuan Bangsa
Tinggal di Gubuk Reyot Dekat Pusat Pemerintahan, Kasus Siti Nuraenun Jadi Cermin Evaluasi Data Bansos
TBBR Ultimatum Polres Bartim: Bebaskan Dua Peladang Hayaping, Buka Sumber Data 11 Hektare
Saat Air Datang, Harapan Kembali Mengalir: TNI Salurkan Air Bersih untuk 450 Warga Sukarame

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 18:02 WIB

Komite SMAN 3 Kota Tasikmalaya Ajak Orang Tua Diperkuat Pengawasan

Rabu, 30 September 2026 - 17:51 WIB

DPRD Bartim Cek Lokasi Karhutla Hayaping: Klaim 11 Hektare Dipertanyakan, Hasil Pantauan Sekitar 1 Hektare

Rabu, 30 September 2026 - 13:00 WIB

Dampak Koalisi Gemuk, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Enggan Dukung Petisi 26

Rabu, 30 September 2026 - 10:40 WIB

Polsek Malangbong Serahkan Tersangka Kasus Curas ke Polres Tangerang

Rabu, 30 September 2026 - 10:33 WIB

Menolak Lupa G30S: Belajar Sejarah Secara Utuh untuk Menjaga Persatuan Bangsa

Berita Terbaru

Berita terbaru

Komite SMAN 3 Kota Tasikmalaya Ajak Orang Tua Diperkuat Pengawasan

Rabu, 30 Sep 2026 - 18:02 WIB

Berita terbaru

Polsek Malangbong Serahkan Tersangka Kasus Curas ke Polres Tangerang

Rabu, 30 Sep 2026 - 10:40 WIB