Tasikmalaya, MNP — Suasana akhir pekan di lingkungan Universitas Siliwangi (Unsil) mendadak berubah mencekam setelah sebuah gazebo di halaman Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) tiba-tiba ambruk dan menimpa belasan mahasiswa yang sedang berlatih teater, Minggu (16/11/2025).
Wakil Rektor Unsil, Gumilar Mulya, menyampaikan bahwa dirinya ikut terkejut ketika menerima laporan insiden tersebut. Menurut keterangan awal yang diterimanya, para mahasiswa tengah berlatih di gazebo yang berada tak jauh dari Gedung FKIP.
“Saya juga kaget karena sedang istirahat. Katanya mahasiswa lagi latihan teater di gazebo dekat Gedung FKIP,” ujar Gumilar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan bahwa sejauh ini tidak ada tanda-tanda kerusakan pada bangunan tersebut. Pada saat kejadian pun, tidak ada faktor cuaca ekstrem yang memicu robohnya struktur gazebo, karena langit kampus dalam kondisi cerah.
“Tiba-tiba ada bunyi ‘krek’, awalnya dikira ranting jatuh, jadi mereka tetap latihan. Lima belas menit kemudian langsung ambruk seperti yang terlihat di video,” jelasnya.
Akibat peristiwa itu, belasan mahasiswa mengalami luka dan trauma. Berdasarkan pendataan sementara, sekitar 17 mahasiswa tercatat menjadi korban.
Sebagian besar mendapatkan penanganan di klinik kampus dan TMC, sementara satu orang dirawat lebih lanjut di RSUD dr. Soekardjo untuk pemeriksaan lanjutan, termasuk CT scan.
“Di klinik ada 10 orang yang trauma dan segera pulang, enam orang di TMC, satu orang lagi sedang di-CT scan, dan satu dirawat di RSUD,” tutur Gumilar.l
Gazebo yang roboh tersebut diketahui selama ini menjadi titik favorit mahasiswa untuk berkumpul, berdiskusi, hingga digunakan sebagai lokasi senam rutin setiap Jumat pagi oleh mahasiswa FKIP.
“Biasanya dipakai untuk kumpul-kumpul. Senam Jumat pagi juga sering di sana,” tambahnya
Para korban merupakan mahasiswa angkatan 2024 dari Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Unsil.
Pihak kampus kini masih melakukan pendataan dan evaluasi menyeluruh terkait penyebab robohnya gazebo tersebut, serta berupaya memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik.
![]()









Tinggalkan Balasan