Lewat Super App Polri, Warga Garut Urus SKCK dari Rumah: Cepat Tanpa Antre

Minggu, 2 November 2025 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, MNP – Layanan penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) kini semakin mudah diakses masyarakat.

Melalui Super App Polri, warga tak perlu lagi mengantre lama di loket pelayanan karena seluruh proses pendaftaran dan pengisian data kini bisa dilakukan secara online langsung dari ponsel.

Inovasi digital yang diluncurkan Polri ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Garut.

Banyak pemohon yang merasa dimudahkan karena cukup mengisi formulir dan mengunggah data secara daring, lalu datang ke kantor polisi hanya untuk mencetak SKCK-nya.

Kasat Intelkam Polres Garut AKP Asep Saepudin menjelaskan, aplikasi Super App Polri memiliki sistem yang terintegrasi langsung dengan data kependudukan nasional.

“Pemohon cukup memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), nanti sistem otomatis membaca dan menampilkan data lengkap pemohon, termasuk nama dan alamat,” ujar Asep, Sabtu (1/11/2025).

Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk meningkatkan pelayanan publik berbasis teknologi informasi.

“Setelah data terisi, masyarakat cukup datang ke Polres untuk proses pencetakan SKCK. Jadi, tidak perlu lagi mengisi formulir manual di loket,” tambahnya.

Salah seorang warga Garut, Dewi, mengaku sangat terbantu dengan layanan baru tersebut.

“Alhamdulillah sekarang tidak ribet. Saya cukup isi data lewat aplikasi di rumah, lalu datang ke Polres untuk cetak SKCK. Cepat dan nggak perlu antre,” tuturnya.

Sementara itu, Dini Apriliani, operator pelayanan SKCK Polres Garut, menyampaikan bahwa sistem digital ini juga mempermudah kerja petugas dalam menangani banyak permohonan setiap hari.

“Sejak ada aplikasi ini, kami bisa melayani sekitar 350–400 pemohon SKCK per hari. Mereka yang sudah daftar online tinggal datang ambil hasil cetaknya saja. Semua jadi lebih efisien,” ungkapnya.

Loading

Penulis : M.Karno

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Dosen Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Dampingi RSUD dr Soekardjo Susun Clinical Pathway Penyakit Prioritas Nasional 
Kas Daerah Jebol, Kekayaan Bupati dan Sekda Ciamis Disorot Usai Temuan BPK
Kepala Desa Ranca Bungur Contoh Nyata Anti Sinergi Lintas Sektoral di Kab. Bogor
Jelang Sidang Kesimpulan: Peta Tumpang Tindih Lahan Mendadak Muncul, Sikap BPN Bartim Disorot
TMMD ke-128 Garut Ditutup, Warga Malangbong Punya Jalan Baru Setelah 40 Tahun
Pantau Percepatan Penuntasan TBC, Bupati Jeneponto Tekankan Kolaborasi dan Penguatan Layanan
Resmi Ikrar di Tasikmalaya, Yayasan Peduli Kasih Insani Siap Layani Kebutuhan Darah dan Kesehatan
Paturay Tineung SMKS Krija Bhakti Utama, 294 Siswa Kelas XII Resmi Dilepas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:55 WIB

Dosen Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Dampingi RSUD dr Soekardjo Susun Clinical Pathway Penyakit Prioritas Nasional 

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:37 WIB

Kas Daerah Jebol, Kekayaan Bupati dan Sekda Ciamis Disorot Usai Temuan BPK

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:21 WIB

Kepala Desa Ranca Bungur Contoh Nyata Anti Sinergi Lintas Sektoral di Kab. Bogor

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:46 WIB

Jelang Sidang Kesimpulan: Peta Tumpang Tindih Lahan Mendadak Muncul, Sikap BPN Bartim Disorot

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:24 WIB

TMMD ke-128 Garut Ditutup, Warga Malangbong Punya Jalan Baru Setelah 40 Tahun

Berita Terbaru