Tasikmalaya, MNP – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Tasikmalaya sejak Sabtu (1/11/2025) siang menyebabkan sejumlah bencana di berbagai wilayah.
Berdasarkan data sementara hingga pukul 18.02 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya mencatat sedikitnya 20 titik kejadian bencana, meliputi banjir, rumah roboh akibat cuaca ekstrem, pohon tumbang, longsor, dan sambaran petir.
Dari data yang diterima, cuaca ekstrem menyebabkan beberapa rumah warga mengalami kerusakan cukup parah. Di antaranya rumah milik Bapak Yana (39) di Kampung Mancagar RT 04 RW 14 Kelurahan Panglayungan, Kecamatan Cipedes, yang roboh dan kini membutuhkan terpal serta kebutuhan dasar (KD).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Insiden serupa juga terjadi di Jl. Burujul 1 No 14, Kudanguyah RW 07 Kelurahan Cipedes, serta di Jl. Jiwa Besar RT 01 RW 06 Kelurahan Tuguraja Kecamatan Cihideung, tempat Bapak Unay harus mengungsi setelah rumahnya roboh diterpa angin kencang.
Selain itu, pohon tumbang juga terjadi di beberapa lokasi. Di Pasar Cikurubuk, sebuah pohon tumbang menimpa kios pedagang, namun telah berhasil ditangani oleh petugas.
Sementara di Jl. Brigjen Wasita Kusumah, pohon tumbang sempat menghalangi akses jalan, dan di Jl. Bebedahan 1 No.122 Sukanagara, pohon tumbang menimpa kabel listrik, berpotensi mengganggu aliran listrik warga sekitar.
Bencana banjir juga melanda sejumlah titik di pusat kota dan wilayah sekitarnya.
Air menggenangi Jl. Selakaso Kelurahan Yudanagara Kecamatan Cihideung, Jl. Moch. Hatta Kelurahan Sukamanah Kecamatan Cipedes, Jl. Kebon Tiwu III Kelurahan Cikalang Kecamatan Tawang, Jl. Sukawarni, serta Perumnas Cisalak Kelurahan Nagarasari.
Di beberapa titik, air sempat merendam rumah warga, seperti di depan Gereja Penabur Yudanagara dan Kampung Cintarasa Kelurahan Kahuripan, di mana masjid At-Taawun turut tergenang air. Sebagian besar banjir dilaporkan telah surut dan ditangani petugas.
Tidak hanya itu, tanah longsor juga dilaporkan terjadi di wilayah Depok 1 RT 01 RW 10, serta sambaran petir mengakibatkan kerusakan pada satu unit rumah di Kampung Jatiwangi RT 03 RW 02 Kelurahan Mugarsari Kecamatan Tamansari.
Tim BPBD bersama aparat kelurahan, TNI, dan Polri telah melakukan assessment cepat dan penanganan darurat di berbagai lokasi terdampak. Beberapa warga yang rumahnya roboh atau rusak berat saat ini mengungsi sementara ke rumah kerabat terdekat.
BPBD Kota Tasikmalaya mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, banjir, dan tanah longsor, terutama bagi warga yang tinggal di bantaran sungai, daerah rendah, serta lereng-lereng bukit.
“Kami terus melakukan pemantauan dan penanganan di lapangan. Masyarakat diharapkan segera melapor jika ada kejadian serupa agar bisa ditangani cepat,” ujar petugas BPBD dalam laporan resmi sore ini.
Dengan kondisi cuaca yang masih tidak menentu, masyarakat diimbau untuk mengamankan barang-barang penting, mematikan aliran listrik saat hujan deras, dan menjauhi pohon besar untuk menghindari risiko kecelakaan akibat angin kencang dan petir.
![]()
Penulis : DHS
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan