Bupati Garut Hadiri Rakerkonas ke-34 APINDO Tahun 2025

Rabu, 6 Agustus 2025 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bandung, MNP – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri acara Pembukaan Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakerkonas) ke-34 APINDO Tahun 2025, yang dilaksanakan di Kota Bandung, Selasa (5/8/2025).

Acara ini turut dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Gubernur menyebut ajang tersebut merupakan forum sinkronisasi antara pemerintah dengan kalangan dunia usaha dalam membangun ekosistem usaha yang bersih, ramah investasi, dan berkelanjutan.

KDM mengatakan, Pemerintah Provinsi memiliki peran untuk mengorkestrasi antara pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/ kota, dan dunia usaha.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya tadi sudah menyampaikan posisi saya itu mengorkestrasi antara Pemerintah Pusat, pemerintah kabupaten/ kota, dan kalangan dunia usaha,” katanya.

Menurut KDM, digelarnya Rakerkonas XXXIV Apindo di ibu kota Jawa Barat merepresentasikan bahwa Jabar masih yang tertinggi dalam investasi. Semester satu tahun realisasi investasi ke Jabar sudah menyentuh Rp72,5 triliun.

“Kita tahu Jabar saat ini rangking investasinya tertinggi se-Indonesia, Rp72,5 triliun sudah masuk hingga hari ini kita harapkan terus meningkat,” ujarnya.

Tingginya investasi ke Jabar dipengaruhi oleh beberapa kebijakan strategis. Di antaranya terkait pemberantasan premanisme di wilayah industri.

“Itu terjadi kan tidak ujug-ujug tetapi ada kebijakan strategis misalnya, angka premanisme di dunia industri menurun tajam kita bisa lihat hari ini di Jabar,” ungkap KDM.

Koordinasi antar kepala daerah juga menurutnya sangat penting dalam mempermudah investasi di Jabar.

Ia menyebut perkembangan industri di Jabar terus menunjukkan hal positif. Industri padat karya kini sudah mulai bergeser ke wilayah Indramayu, Cirebon, Kuningan, dan Majalengka. Sementara industri padat modal kini sudah tumbuh di wilayah Subang.

“Hari ini terjadi perkembangan yang relatif baik, industri padat karya sudah bergeser ke Indramayu, Kuningan, Cirebon, dan Majalengka. Kemudian industri padat modal di Subang sudah tumbuh,” ujarnya.

Loading

Penulis : Wawan Uje

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Bupati Bogor Tinjau Ratusan Siswa SMPN 1 dan 2 Dramaga Diduga Keracunan MBG
Pembangunan Drainase Sukamenak Rampung Sesuai Spesifikasi, Warga Sambut Lingkungan Lebih Nyaman
Kejutan Hari Sumpah Pemuda di Tasikmalaya, Ratusan Mahasiswa Demo, Gerbang DPRD Roboh
Semarak Mangkubumi Fest 2026: Sambut HUT ke-25 Kota Tasikmalaya Lewat Jalan Santai Bersedekah dan Sholawat
Ketum SWI Resmi Buka UKW Zona Kalsel: Cetak Jurnalis Kompeten Sesuai Standar Dewan Pers
IGORNAS Cup Kota Tasikmalaya Resmi Dibuka, Jaring Bibit Atlet SD
Polisi Ungkap Penyalahgunaan Solar Subsidi 8.400 Liter di Katibung
Polsek Patangkep Tutui Selidiki Temuan Mayat Perempuan Lansia dengan Luka Bakar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Bupati Bogor Tinjau Ratusan Siswa SMPN 1 dan 2 Dramaga Diduga Keracunan MBG

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Pembangunan Drainase Sukamenak Rampung Sesuai Spesifikasi, Warga Sambut Lingkungan Lebih Nyaman

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Kejutan Hari Sumpah Pemuda di Tasikmalaya, Ratusan Mahasiswa Demo, Gerbang DPRD Roboh

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Semarak Mangkubumi Fest 2026: Sambut HUT ke-25 Kota Tasikmalaya Lewat Jalan Santai Bersedekah dan Sholawat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Ketum SWI Resmi Buka UKW Zona Kalsel: Cetak Jurnalis Kompeten Sesuai Standar Dewan Pers

Berita Terbaru