Monev DD/ADD Tahap Pertama di Jeneponto Pastikan Pengelolaan Anggaran Desa Sesuai Prioritas

Selasa, 1 Juli 2025 - 07:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jeneponto, MNP – Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahap pertama Kabupaten Jeneponto hari ini memulai kegiatannya.

Pada hari pertama, Desa Marayoka, Kecamatan Bangkala, dan Desa Kapita menjadi lokasi tinjauan dengan fokus progres pembangunan desa berjalan sesuai rencana dan prioritas nasional serta daerah.

Kegiatan monev ini bertujuan untuk memeriksa secara langsung implementasi program dan kegiatan yang didanai oleh DD/ADD, khususnya memastikan alokasi minimal 20% Dana Desa (DD) untuk ketahanan pangan, sejalan dengan Asta Cita dan Visi Misi menuju Jeneponto Bahagia 2030.

Selain itu, monev juga memastikan penggunaan DD dan ADD yang efektif dalam penanganan stunting, kemiskinan ekstrem, Anak Tidak Sekolah (ATS), dan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), yang semuanya harus termuat dalam APBDes Desa.

Supardi AS Mallarangang, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Jeneponto, menyampaikan optimisme terhadap pelaksanaan program di kedua desa tersebut.

“Kami melihat progres yang cukup baik di Desa Marayoka dan Desa Kapita. Ini menunjukkan komitmen pemerintah desa dalam menjalankan amanah pembangunan dengan DD/ADD, khususnya dalam fokus ketahanan pangan, penurunan stunting, penanggulangan kemiskinan ekstrem, penanganan ATS, dan RTLH sesuai yang tertera di APBDes,” ujar Supardi.

Lebih lanjut, dirinya berharap agar seluruh desa di Jeneponto dapat terus meningkatkan kualitas pengelolaan DD/ADD.

“Harapan kami, dana desa ini benar-benar dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat, terutama dalam mencapai tujuan Jeneponto Bahagia 2030. Transparansi dan akuntabilitas adalah kunci,” ungkapnya.

Dinas PMD Jeneponto akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan agar setiap rupiah yang dialokasikan dapat berdampak maksimal bagi kesejahteraan desa.

Kegiatan monev DD/ADD ini rencananya akan dilaksanakan di semua desa yang ada di Kabupaten Jeneponto dan melibatkan 4 tim yang berbeda.

Ini merupakan bagian integral dari upaya Pemerintah Kabupaten Jeneponto untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang baik dan pembangunan yang merata di seluruh wilayah.

Loading

Penulis : Mahmud Sewang

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Dede S.IP Apresiasi Seminar Merajut Nusantara, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi
Selamatkan Petani dari Ancaman El Nino, Pemkab Enrekang Gandeng Jasindo, 1.590 Ha Padi-Jagung Dijamin Anti Gagal
Sohibul Iman Soroti Ancaman Konten Instan di Era Digital: Medsos Harus Mencerdaskan, Bukan Melumpuhkan Daya Kritis
Lumiland Dadaha, Suguhkan 5 Juta Lampu, Potensi Jadi PAD Kota Tasikmalaya
Daya Tarik Festival Lumiland Dadaha Potensi Penyumbang PAD Kota Tasikmalaya
Kepala SMPN 1 Petarukan: Pramuka Bukan Sekadar Ekskul, Tapi Pembentuk Karakter
H. Rana Nur Alamsyah: Fun Bike TOF 2026 Bukan Sekadar Gowes, Momentum Pererat Silaturahmi Warga
Elis Lisnawati: Pelaku Budaya Jangan Hanya Dibutuhkan, Pemerintah Harus Hargai dan Didukung Merata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:03 WIB

Dede S.IP Apresiasi Seminar Merajut Nusantara, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Selamatkan Petani dari Ancaman El Nino, Pemkab Enrekang Gandeng Jasindo, 1.590 Ha Padi-Jagung Dijamin Anti Gagal

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Sohibul Iman Soroti Ancaman Konten Instan di Era Digital: Medsos Harus Mencerdaskan, Bukan Melumpuhkan Daya Kritis

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Lumiland Dadaha, Suguhkan 5 Juta Lampu, Potensi Jadi PAD Kota Tasikmalaya

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Daya Tarik Festival Lumiland Dadaha Potensi Penyumbang PAD Kota Tasikmalaya

Berita Terbaru