Kreativitas Tanpa Batas, Lapas Cipinang Bersinar di Penutupan IPPAFest 2025

Kamis, 24 April 2025 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, MNP – Suasana penuh semangat menyelimuti Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (23/4), saat IPPAFest 2025 resmi ditutup dengan penampilan memukau dari para Warga Binaan.

Salah satu sorotan utama datang dari Lapas Kelas I Cipinang, yang menampilkan pertunjukan stand-up comedy dan musik dari warga binaannya – menunjukkan bahwa kreativitas mampu tumbuh bahkan di balik jeruji besi.

Komika EP (45) salah seorang Warga Binaan Lapas Cipinang, sukses memancing gelak tawa penonton dengan materi yang mengangkat kisah sehari-hari dalam kehidupan lapas.

Dengan gaya jenaka namun penuh makna, EP menyampaikan bahwa pembinaan bukan hanya soal kedisiplinan, tapi juga tentang menemukan kembali jati diri dan potensi terpendam.

Kepala Lapas Cipinang, Wachid Wibowo, yang hadir langsung menyaksikan aksi panggung tersebut, mengungkapkan rasa bangganya.

“Ini membuktikan bahwa Lapas bukan hanya tempat menjalani hukuman, tapi juga ruang untuk tumbuh dan berkarya. Kami ingin masyarakat melihat bahwa di balik jeruji, ada harapan dan potensi besar,” ungkapnya, pada Kamis (24/4).

Tak kalah menyita perhatian, penampilan grup band Warga Binaan Lapas Cipinang yang membawakan 10 lagu populer berhasil memikat penonton.

RK, vokalis utama band, memancarkan semangat dan rasa percaya diri lewat suara emasnya.

“Ini momen emas bagi kami. Terima kasih kepada seluruh petugas yang mendukung proses pembinaan kami,” ucapnya penuh haru.

Petugas Pembinaan Kepribadian, Hari Yandi, menyampaikan bahwa seluruh penampilan yang disuguhkan adalah hasil murni dari kreativitas dan proses pembinaan.

“Kami bangga bisa menunjukkan bahwa pembinaan bukan hanya teori, tapi nyata hasilnya. Kegiatan ini membangun kepercayaan diri dan menjadi bukti bahwa mereka siap berubah,” jelasnya.

Stand milik Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Daerah Khusus Jakarta juga menjadi magnet tersendiri di IPPAFest.

Ramai dikunjungi masyarakat, stand ini tak hanya menampilkan produk hasil karya warga binaan, tetapi juga menjadi simbol keterbukaan dan dialog antara pemasyarakatan dan publik.

Sebagai penutup rangkaian acara, dilakukan pengundian Grandprize di panggung utama IPPAFest 2025 berupa sepeda listrik.

Hadiah dimenangkan oleh seorang pegawai Lapas Kelas I Cipinang, menambah semarak dan kebahagiaan dalam momen perayaan ini.

IPPAFest 2025 telah membuktikan bahwa pemasyarakatan bukan akhir dari segalanya, melainkan awal dari perjalanan baru — sebuah kesempatan kedua untuk tumbuh, berkarya, dan memberi makna.

Di bawah langit Jakarta yang bersinar cerah, gelak tawa, tepuk tangan, dan harapan pun menggema: pemasyarakatan adalah tentang harapan, perubahan, dan masa depan yang lebih baik.

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

TBBR Ultimatum Polres Bartim: Bebaskan Dua Peladang Hayaping, Buka Sumber Data 11 Hektare
Saat Air Datang, Harapan Kembali Mengalir: TNI Salurkan Air Bersih untuk 450 Warga Sukarame
Rebutan Lapak Kerja Tambang di Inhu Memanas, Sekretaris Buruh Bongkar Muat Lapor Polisi 
Api Tiba-Tiba Membesar, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Kebakaran 6 Rumah di Pakpak Bharat
Kades Nagrak Diduga Diamankan Polisi, Terkait Kasus Lahan Summarecon
11 Hektare atau 1,1 Hektare? Penasehat Hukum Desak Kapolda Kalteng Klarifikasi Data Karhutla Hayaping
Fordayak Minta Penanganan Warga yang Diproses Kasus Ladang Dilakukan Bijak
Modus Hapus Berita Daring, Dua Oknum Wartawan Gadungan Diamankan di Tanjung Bintang 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 06:49 WIB

TBBR Ultimatum Polres Bartim: Bebaskan Dua Peladang Hayaping, Buka Sumber Data 11 Hektare

Rabu, 30 September 2026 - 06:40 WIB

Saat Air Datang, Harapan Kembali Mengalir: TNI Salurkan Air Bersih untuk 450 Warga Sukarame

Rabu, 30 September 2026 - 06:34 WIB

Rebutan Lapak Kerja Tambang di Inhu Memanas, Sekretaris Buruh Bongkar Muat Lapor Polisi 

Rabu, 30 September 2026 - 06:25 WIB

Api Tiba-Tiba Membesar, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Kebakaran 6 Rumah di Pakpak Bharat

Selasa, 29 September 2026 - 16:16 WIB

11 Hektare atau 1,1 Hektare? Penasehat Hukum Desak Kapolda Kalteng Klarifikasi Data Karhutla Hayaping

Berita Terbaru