Embung Bansari, Wisata Alam dengan View 9 Gunung dan Lautan Awan

Jumat, 18 April 2025 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab Temanggung, MNP – Embung Bansari terletak di Desa Bansari, Kecamatan Bansari, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Berjarak sekitar 18 Km dari pusat kota Temanggung dan bisa ditempuh dalam sekitar 45 menit, Embung Bansari Berada di ketinggian lahan 1.400 mdpl, persis di lereng Gunung Sindoro dengan luas 1,5 hektar.

Awalnya berfungsi untuk irigasi lahan pertanian seluas 100 hektar dan berkembang menjadi destinasi wisata alam dengan view sembilan gunung yang bisa digunakan untuk camping, gathering, travelling, serta edukasi pertanian

Wisata Embung Bansari merupakan wisata alam buatan yang mempunyai dua fungsi yaitu sebagai irigasi pertanian di sekitar Embung dan sebagai tempat rekreasi karena memiliki Sumber Daya Alam Pegunungan yang indah.

Dimana menjadi daya tarik wisatawan baik lokal maupun nasional sehingga terjadi peningkatan pendapatan yang signifikan.

Wisata Embung Bansari menjadi pusat kegiatan berbagai macam program baik tingkat daerah maupun Nasional.

Sepanjang perjalanan menuju Embung Bansari ini, kita akan disuguhi pemandangan yang menawan. Baik di kanan maupun kiri jalan berupa lahan pertanian yang kebanyakan ditanami tembakau.

Untuk tiket masuk di Embung Bansari :
Tiket Masuk Rp5.000
Tiket Camping Rp15.000
Parkir Motor Rp5.000
Parkir Mobil Rp10.000
Parkir Bus Rp20.000
Parkir Mobil Campervan Rp75.000

Wisata Camping Embung Bansari Pengunjung dapat mendirikan tenda di sekitar embung. Bahkan Anda juga dapat mendirikan tenda bersebelahan dengan parkir mobil.

Wisatawan bisa berkunjung kapan saja ke Embung Bansari. Tempat wisata ini selalu buka 24 jam nonstop. Waktu terbaik untuk datang adalah pagi atau sore hari ketika cuaca sedang cerah. Pada saat malam kawasannya juga ramai pengunjung yang berkemah.

Fasilitas di Embung Bansari di antaranya : Area Rekreasi, Gardu Pandang, Gedung Serbaguna, Pendopo, Toilet, Mushala dan Parkir Luas.

Tips sebelum memutuskan berkunjung ke tempat ini pastikan kendaraan dalam kondisi yang prima. Karena area parkir wisata ini berada di atas dan berada persis di samping embung. Namun keuntungannya wisatawan tidak perlu berjalan mendaki.

Ketika sudah di atas pemandangan yang memukau akan menyambut. Kolam dengan luas 2453m² ini memiliki bentuk yang cantik.

Apalagi berpadu dengan pesona pegunungan yang ada di sekitarnya. Ketika cerah, total ada sembilan gunung yang bisa terlihat dari tempat ini.

Yang paling terlihat tentu adalah Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing. Gunung lainnya yang akan terlihat adalah Gunung, Merapi, Merbabu, Andong, Telomoyo, Prau, Ungaran dan Gunung Muria.

Pesona Embung Bansari lainnya , jika beruntung Ketika pagi hari wisatawan berkesempatan menyaksikan sunrise dan lautan awan yang ada di tempat ini. Sehingga wisatawan bisa merasakan sensasi berada di atas awan.

Saat pagi lautan awan di bawah bukit Embung Bansari akan menyemarakkan suasana. Pada saat itu panorama di sekitar kawasan wisata terlihat spektakuler. Salah satu momen yang sangat sayang untuk dilewatkan selama berada di sini.

Di tempat ini wisatawan juga bisa memberi makan ikan yang banyak hidup di dalam embung. Bagi yang mengajak anak-anak ada kegiatan menarik. Yaitu memberi makan ikan yang hidup di dalam kolam.

Beragam jenis ikan hidup di embung ini. Bagi anak-anak kegiatan seperti ini tentu akan sangat mengasyikkan.

Jika sulit untuk datang pagi dan menikmati sunrise, sebagai gantinya wisatawan bisa menikmati sunset.

Momen tenggelamnya matahari dari tempat ini juga tak kalah memukau. Wisatawan bisa bersantai menikmati senja sembari menikmati aneka makanan dan minuman hangat yang tersedia di warung-warung.

Untuk wisatawan yang camping/ berkemah, Ketika cuaca cerah kerlap-kerlip lampu kota Temanggung dan Wonosobo terlihat sangat cantik.

Selain itu jika menengok ke arah utara akan terlihat juga di kejauhan kerlap kelip lampu kapal dari laut utara Jawa. Kemudian dengan berkemah wisatawan tidak akan terlewat dengan indahnya pemandangan pagi hari.

Loading

Penulis : Ahmad Sofwan

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Demi Keamanan Warga, Polsek Wanaraja Amankan ODGJ Saat Patroli Malam 
Pemkab Jeneponto Dorong Setwan DPRD Menguatkan JDIH Melalui Aplikasi ILDIS
Resmi Dilantik, Ini Wajah-Wajah Baru Pejabat Utama di Lingkungan Polres Jeneponto
Kunker ke UPT Dishub Wilayah VIII, Bapenda Garut Tinjau Pengelolaan Parkir Pasar Malangbong
Geger! Nelayan Santolo Temukan Mayat Wanita Mengapung di Tengah Laut
Pemkab Garut bersama SID Luncurkan Program Digitally Enabled District Guna
Silaturahmi Hangat Bersama Baur SIM, Media Apresiasi Purnabakti Ipda Tata Setiawan
Wilayah Dusun Timur Gelap Gulita, Warga Pertanyakan Tanggung Jawab Pengelola PJU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 15:14 WIB

Demi Keamanan Warga, Polsek Wanaraja Amankan ODGJ Saat Patroli Malam 

Rabu, 15 April 2026 - 14:48 WIB

Pemkab Jeneponto Dorong Setwan DPRD Menguatkan JDIH Melalui Aplikasi ILDIS

Rabu, 15 April 2026 - 14:33 WIB

Resmi Dilantik, Ini Wajah-Wajah Baru Pejabat Utama di Lingkungan Polres Jeneponto

Rabu, 15 April 2026 - 14:12 WIB

Kunker ke UPT Dishub Wilayah VIII, Bapenda Garut Tinjau Pengelolaan Parkir Pasar Malangbong

Rabu, 15 April 2026 - 13:54 WIB

Geger! Nelayan Santolo Temukan Mayat Wanita Mengapung di Tengah Laut

Berita Terbaru

Berita terbaru

Geger! Nelayan Santolo Temukan Mayat Wanita Mengapung di Tengah Laut

Rabu, 15 Apr 2026 - 13:54 WIB