Suasana Berbeda, Apel Pagi ASN Berlangsung di Pengkolan Garut

Selasa, 11 Maret 2025 - 01:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, MNP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menggelar Apel Gabungan dengan suasana berbeda pada Senin (10/3/2025).

Jika biasanya berlangsung di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda), kali ini apel digelar di Jalan Ahmad Yani atau yang lebih dikenal sebagai “Pengkolan Garut.”

Selain lokasi yang berbeda, apel juga dimulai lebih pagi, yakni sekitar pukul 06.30 WIB.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, bertindak sebagai pembina apel, didampingi Wakil Bupati Putri Karlina, Sekretaris Daerah Nurdin Yana, serta para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan pegawai di lingkungan Pemkab Garut.

Bupati Syakur menjelaskan bahwa apel pagi di Pengkolan Garut bertujuan untuk menyegarkan suasana bagi pegawai agar tidak bosan dengan rutinitas apel di lokasi yang sama.

Pihaknya membangun suasana baru agar tidak monoton. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan wilayah strategis Kabupaten Garut yang saat ini sedang ditertibkan dengan pendekatan lebih santun dan humanis.

“Alhamdulillah kelihatan responnya bagus yah, teman-teman hadir pagi jam setengah 7 ya, dan itu juga sebenarnya kita baru melakukan ini setelah kita evaluasi dulu, kemudian kita benchmarking ke beberapa kabupaten/kota di tempat lain, ternyata juga bisa ya setengah 7,” ujar Syakur.

Menurutnya, pelaksanaan apel lebih pagi juga menjadi langkah untuk memberi kesempatan bagi pegawai memiliki lebih banyak waktu bersama keluarga (family time).

“Selama ini pegawai pulang kerja sore, sehingga waktu bersama keluarga terbatas. Dengan apel lebih pagi, pulangnya juga bisa lebih awal, sehingga family time bisa ditingkatkan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Syakur berharap penertiban kawasan pengkolan sebagai etalase Kabupaten Garut dapat berjalan secara alami dan tanpa ada ekses apapun.

“Kami ingin masyarakat memahami bahwa ini penting, baik bagi Pemkab maupun warga Garut. Pengkolan harus menjadi etalase yang baik bagi Kabupaten Garut keseluruhan ,” tandasnya.

Loading

Penulis : M.Karno

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Evakuasi Beres 30 Menit! Pohon Tumbang Tutup Jalur Nasional Bandung–Garut
Garut Utara Harga Mati! Perjuangan Nyata Kunci Lahirnya Daerah Otonomi Baru
Dampak Kemarau Panjang, Ratusan Hektar Lahan Kering di Pemalang Terbakar
Kanwil Ditjenpas DK Jakarta Perkuat Manajemen Komunikasi Krisis Pemasyarakatan Terintegrasi
Gandeng Pihak Swasta, DLH Pemalang Atasi Krisis Sampah
Marak Pengamen dan Pengemis, Satpol PP Pemalang Turun Tangan Beri Pengarahan
Tangkap Pembobol Rumah di Kalianda, Polisi Ungkap Dua Kasus Curanmor Sekaligus
Wujud Sedekah Jariyah, Keluarga Almarhum Azis Riyono Wakafkan Al-Qur’an di Tiga Masjid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:02 WIB

Evakuasi Beres 30 Menit! Pohon Tumbang Tutup Jalur Nasional Bandung–Garut

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:10 WIB

Garut Utara Harga Mati! Perjuangan Nyata Kunci Lahirnya Daerah Otonomi Baru

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:00 WIB

Dampak Kemarau Panjang, Ratusan Hektar Lahan Kering di Pemalang Terbakar

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:48 WIB

Kanwil Ditjenpas DK Jakarta Perkuat Manajemen Komunikasi Krisis Pemasyarakatan Terintegrasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:28 WIB

Gandeng Pihak Swasta, DLH Pemalang Atasi Krisis Sampah

Berita Terbaru

Berita terbaru

Gandeng Pihak Swasta, DLH Pemalang Atasi Krisis Sampah

Kamis, 16 Jul 2026 - 13:28 WIB