BBKSDA Jabar Gelar Apel Pencegahan Kebakaran Hutan dan Tanggap Bencana di Kabupaten Garut

Rabu, 22 Januari 2025 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, MNP – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat menggelar Apel Pencegahan Kebakaran Hutan dan Tanggap Bencana, yang dilaksanakan di Halaman Kantor Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Rabu (22/1/2025).

Dalam apel kali ini, bertindak selaku Inspektur Upacara yakni Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Abud Abdullah.

Dalam sambutannya, Ia berharap pelaksanaan apel siaga mampu meningkatkan koordinasi dan sinergi semua pihak dalam upaya pencegahan kebakaran hutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Abud minta semua pihak tanggap bencana yang terjadi di kawasan konservasi wilayah administratif Kabupaten Garut, tepatnya yang berada di bawah pengelolaan BBKSDA Jabar Seksi Konservasi Wilayah V.

“Saya berharap melalui apel ini akan terjalin dengan baik semangat kebersamaan seluruh pemangku kepentingan lintas sektoral untuk mewujudkan pencegahan kebakaran hutan dan tanggap bencana di wilayah Balai Besar KSDA Jawa Barat, menjadi aksi nyata dalam upaya mengurangi risiko bencana itu sendiri,” ujar Abud.

Dia menilai kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla mengakibatkan beberapa dampak negatif yang luar biasa seperti kerusakan ekologis, keanekaragaman hayati, perubahan iklim.

Hingga menimbulkan asap yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat dan mengganggu aktivitas transportasi darat, laut, dan udara.

“Begitu juga dengan bencana alam lainnya seperti halnya longsor dan banjir yang juga dapat menimbulkan kerugian ekonomi dan kerusakan sumber daya alam,” ucapnya.

Ia menerangkan pada tahun 2024 yang lalu, kawasan konservasi di Cagar Alam Gunung Papandayan dan Cagar Alam Kawah Kamojang mengalami kebakaran hutan yang cukup besar.

Di tahun tersebut, imbuh Abud, kebakaran hutan tercatat seluas kurang lebih 391 hektare, yang tentunya sedikit banyak mempengaruhi keberlangsungan ekosistem kawasan.

“Agar kejadian tersebut tidak terulang, maka kita harus terus bersiaga dan waspada, kita harus berupaya mengantisipasi berbagai kemungkinan sedini mungkin, sehingga peristiwa kebakaran hutan dan lahan tidak terjadi lagi atau setidaknya meminimalisir luasan dan dampaknya,” ucapnya.

Abud menegaskan jika penanggulangan kebakaran hutan dan mitigasi bencana alam merupakan tanggung jawab bersama.

Oleh karena itu, lanjut Abud, dalam pelaksanaannya dibutuhkan dukungan kolaborasi dan sinergitas yang baik dari semua pihak, baik dari pihak dunia usaha, instansi pusat hingga daerah, serta masyarakat yang diharapkan dapat menggerakkan seluruh sumber daya dan kemampuan dalam pencegahan kebakaran hutan serta mitigasi bencana.

Menurut Abud, edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat secara persuasif dengan melipatkan semua pihak dari level atas hingga bawah menjadi salah satu langkah nyata kita dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan bencana alam.

Namun, jika tindakan pemadaman harus tetap dilakukan, jangan sampai terlambat, harus tanggap terhadap titik api sekecil apapun, sehingga tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan yang tidak terkendali,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut dilaksanakan juga simulasi kebakaran hutan dan pertolongan kepada petugas yang terkena dampak bencana kebakaran, dengan maksud agar setiap pihak baik masyarakat sekitar maupun aparat, mengerti dan memahami sikap dan langkah yang harus diambil ketika terjadi bencana.

Loading

Penulis : M.Karno

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Bupati Bogor Tinjau Ratusan Siswa SMPN 1 dan 2 Dramaga Diduga Keracunan MBG
Pembangunan Drainase Sukamenak Rampung Sesuai Spesifikasi, Warga Sambut Lingkungan Lebih Nyaman
Kejutan Hari Sumpah Pemuda di Tasikmalaya, Ratusan Mahasiswa Demo, Gerbang DPRD Roboh
Semarak Mangkubumi Fest 2026: Sambut HUT ke-25 Kota Tasikmalaya Lewat Jalan Santai Bersedekah dan Sholawat
Ketum SWI Resmi Buka UKW Zona Kalsel: Cetak Jurnalis Kompeten Sesuai Standar Dewan Pers
IGORNAS Cup Kota Tasikmalaya Resmi Dibuka, Jaring Bibit Atlet SD
Polisi Ungkap Penyalahgunaan Solar Subsidi 8.400 Liter di Katibung
Polsek Patangkep Tutui Selidiki Temuan Mayat Perempuan Lansia dengan Luka Bakar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Bupati Bogor Tinjau Ratusan Siswa SMPN 1 dan 2 Dramaga Diduga Keracunan MBG

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Pembangunan Drainase Sukamenak Rampung Sesuai Spesifikasi, Warga Sambut Lingkungan Lebih Nyaman

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Kejutan Hari Sumpah Pemuda di Tasikmalaya, Ratusan Mahasiswa Demo, Gerbang DPRD Roboh

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Semarak Mangkubumi Fest 2026: Sambut HUT ke-25 Kota Tasikmalaya Lewat Jalan Santai Bersedekah dan Sholawat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Ketum SWI Resmi Buka UKW Zona Kalsel: Cetak Jurnalis Kompeten Sesuai Standar Dewan Pers

Berita Terbaru