Dekranasda Barito Timur Kunjungi Tempat Pengrajin Anyaman Di Desa Tampa

Selasa, 17 Desember 2024 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barito Timur, MNP – Dewan kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Barito Timur melakukan kunjungan ke pengrajin Anyaman di Desa Tampa, Kecamatan Paku, Senin (l6/12/2024).

Nampak hadir juga Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Perindustrian, Disnakertransperin, DisdagkopUKM dan Asisten II Bagian Ekonomi Setda Pemkab Barito Timur.

Saat dikonfirmasi Camat Paku, Paskahariadi mengatakan, kunjungan ini untuk mengetahui bagaimana potensi kerajinan di wilayah Kecamatan Paku yang dapat dipromosikan di galeri Dekranasda yg akan diresmikan tanggal 30 Desember 2024 mendatang.

Dikatakan Paskahariadi, pengrajin anyaman yang dikunjungi yakni Ibu Dinton yang tinggal di Desa Tampa, Kecamatan Paku.

“Iya, kita dari Kecamatan bersama dinas terkait berkunjung ke tempat beliau untuk melihat anyaman berupa tas, tempat handphone dan lainnya,” kata Paskahariadi via pesan WhastApp.

Pada kunjungan ini pihak Dekranasda membeli beberapa anyaman untuk mengisi galeri Dekranasda sebagai bahan promosi dan penjualan pada pusat kerajinan, cindera mata dan oleh-oleh khas Barito Timur.

Paskahariadi berharap, dengan dibukanya galeri Dekranasda, para pelaku Industri kecil menengah (IKM) dan UMKM dapat terpacu dan dapat mempromosikan produknya di galeri Dekranasda agar dikenal lebih luas untuk meningkatkan omset jual.

“Sedangkan out come diharapkan, usaha kerajinan semakin meningkat, berdampak pada meningkatnya kesejahteraan para pengrajin lokal di Barito Timur,” tukasnya.

Sementara itu, Dinton yang ditemui dikediamannya, menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Dekranasda Barito Timur yang sudah mendatangi kediamannya.

“Terima kasih Camat Paku dan Dekranasda Bartim atas kunjungannya, dan terima kasih juga sudah membeli kerajinan anyaman saya,” katanya.

Dinton berharap, kedepannya pemerintah daerah melewati instansi terkait bisa memberikan wadah khusus bagi para pengrajin anyaman, baik tempat pelatihan maupun sarana lainnya.

“Dengan demikian diharapkan ada regenerasi yang mampu menjaga dan mengembangkan warisan seni dan budaya yang sudah diturunkan oleh nenek moyang kita,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Adi Suseno

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Dugaan Bullying Siswa SD di Pemalang, Anggota DPR-RI Rizal Bawazier Bereaksi Keras: Jangan Terulang Lagi
Berawal dari Pemeriksaan di Bakauheni, Polisi Bongkar Kepemilikan Senpi AR-15 dan Glock
Ribuan Warga Ikuti Senam Massal HUT PT Desa Sarana Mutiara ke -21
Desakan Tokoh Adat Menggema! Akhirnya Dua Peladang Hayaping Yadi dan Subarno Dibebaskan
TERBONGKAR! Cetak Sawah Rakyat di Luwu Utara Diduga Janggal, Petani Hanya Terima Rp 11 Juta/Hektare
Sekdis Dishub Garut Monitoring ke UPTD Wilayah VIII Malangbong, Tekankan Disiplin Kerja dan Pelayanan
Kapolsek AKP Nurrozi Sambangi SMPN 3 Sukaratu, Ingatkan Siswa Jauhi Bullying dan Narkoba
HUT TNI ke 81, Koramil 1106 Malangbong Perkuat Sinergi TNI-Polri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:59 WIB

Dugaan Bullying Siswa SD di Pemalang, Anggota DPR-RI Rizal Bawazier Bereaksi Keras: Jangan Terulang Lagi

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Berawal dari Pemeriksaan di Bakauheni, Polisi Bongkar Kepemilikan Senpi AR-15 dan Glock

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Ribuan Warga Ikuti Senam Massal HUT PT Desa Sarana Mutiara ke -21

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Desakan Tokoh Adat Menggema! Akhirnya Dua Peladang Hayaping Yadi dan Subarno Dibebaskan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:38 WIB

TERBONGKAR! Cetak Sawah Rakyat di Luwu Utara Diduga Janggal, Petani Hanya Terima Rp 11 Juta/Hektare

Berita Terbaru

Berita terbaru

Ribuan Warga Ikuti Senam Massal HUT PT Desa Sarana Mutiara ke -21

Senin, 5 Okt 2026 - 19:21 WIB