Sosok Urban Legend Tasikmalaya, Film Saripah Legenda Kabaya Merah Tersirat Pesan Budaya 

Selasa, 26 November 2024 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Saripah sosok magis yang dianggap Urban Legend menjadi cerita turun temurun dan buah bibir yang sudah tidak lagi menjadi rahasia umum bagi masyarakat Kabupaten Tasikmalaya wilayah Utara lebih tepatnya daerah Lingkar Gentong sampai Jamanis.

Sosok yang selalu disangkut pautkan dengan beragam kecelakaan lalulintas di wilayah tersebut kini menjadi sebuah inspirasi bagi MR. Fikri untuk menjadi sebuah film dengan Judul Saripah Legenda Kabaya Merah yang di produksi oleh Cis Production.

MR. Fikri mengatakan, bahwa dalam Film Horor pertama dengan durasi lama di Tasikmalaya tersirat pesan budaya.

Hal tersebut disampaikan dalam sesi tanya jawab saat Laga Premiere pemutaran film Saripah Legenda Kabaya Merah di bioskop Cinema XXI, Asia Plaza. Senin malam (25/11/2024).

Hana Nguni Hana Mangke, Tan Hana Nguni Tan Hana Mangke, “Ada dahulu ada sekarang, tak ada dahulu tak ada sekarang ” merupakan falsafah Galunggung yang disampaikan dalam film Saripah ini.

Walaupun terkesan film horor akan tetapi ada pesan budaya buat anak anak,” biar tahu bahwa kita sampai disini, sampai detik ini ada warisan dari para orang tua terdahulu,” jelas MR. Fikri.

Di tempat sama Firda yang merupakan pemeran utama Saripah menyebut banyak sekali hikmah dan pelajaran dalam pembuatan film tersebut.

“Intinya di mana pun kita berada kita harus menghargai apa yang menjadi larangan tempat itu, mau percaya ataupun tidak kita tetap harus benar benar menghargai tempat tersebut,” tandas Firda.

Sebagai informasi  Laga Premiere Saripah Legenda Kabaya Merah akan di laksanakan di Gedung Creative Center (GCC) Komplek Dadaha Kota Tasikmalaya.

Loading

Penulis : Suslia

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Soal Polemik Acara Safari Jurnalis Desa Kemang, Ini Klarifikasi Ketua PWI Kabupaten Bogor
Di Balik Angka, Ada Hak Warga yang Terpenuhi: Dukcapil Jeneponto Terus Tingkatkan Layanan Adminduk
Gubernur Jabar Ingkar Janji? Tokoh Masyarakat Desak Realisasi Akses Jalan SMAN 11 Tasikmalaya 
Cemari Saluran Air, Satpol PP Pemalang Ancam Tutup Rumah Makan di Jalan Jenderal Sudirman 
Bolos ke Pantai Widuri, Belasan Pelajar Apes Diciduk Satpol PP Pemalang
Guru Penjaskes di Pemalang Ungkap Pentingnya Jalan Kaki bagi Kebugaran Siswa
Gunakan Skema PKTD, Pemdes Tampa Mulai Pembangunan Gang Manguleng
Tiga Pilar Keamanan Tasikmalaya Satukan Langkah di Makodim 0612/Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:09 WIB

Soal Polemik Acara Safari Jurnalis Desa Kemang, Ini Klarifikasi Ketua PWI Kabupaten Bogor

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:27 WIB

Di Balik Angka, Ada Hak Warga yang Terpenuhi: Dukcapil Jeneponto Terus Tingkatkan Layanan Adminduk

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:52 WIB

Gubernur Jabar Ingkar Janji? Tokoh Masyarakat Desak Realisasi Akses Jalan SMAN 11 Tasikmalaya 

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:00 WIB

Cemari Saluran Air, Satpol PP Pemalang Ancam Tutup Rumah Makan di Jalan Jenderal Sudirman 

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:43 WIB

Bolos ke Pantai Widuri, Belasan Pelajar Apes Diciduk Satpol PP Pemalang

Berita Terbaru

Berita terbaru

Bolos ke Pantai Widuri, Belasan Pelajar Apes Diciduk Satpol PP Pemalang

Selasa, 14 Jul 2026 - 16:43 WIB