PJs Bupati Pakpak Bharat Buka Pelatihan Pemandu Wisata Tracking/Gunung

Rabu, 2 Oktober 2024 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Pjs. Bupati Pakpak Bharat, Dr. Naslindo Sirait, SE, MM membuka Pelatihan Pemandu Wisata Tracking/Gunung bagi para Pemandu Wisata se Kabupaten Pakpak Bharat di Balai Diklat BKPSDM Pakpak Bharat, desa Cikaok (01/10/2024).

Dalam acara ini Naslindo Sirait banyak berbicara tentang pengembangan kepariwisataan, yang menurutnya harus terintegrasi antara Pemerintah, pelaku usaha, dan para pemangku kepentingan lainnya.

Pelatihan semacam ini agar dilaksanakan dan didesain untuk selalu memberikan pengetahuan yang bermanfaat bagi bapak dan ibu para pemandu wisata, untuk bisa mengembangkan pariwisata di Pakpak Bharat ini.

Naslindo Sirait mengatakan, kalau dilihat secara umum perekonomian di Pakpak Bharat ini tidak terlepas dari pertanian dan perkebunan, dan tentu diharapkan dengan alam yang sejuk dan indah, banyak bukit-bukitnya.

“Begitu juga ada lembah-lembah, menantang bagi banyak pihak sehingga bisa dikembangkan untuk pariwisata,” ucap Naslindo Sirait dalam awal sambutannya.

Dia menjelaskan, kalau bicara industri secara umum mungkin kecil kemungkinan untuk dikembangkan industri.

“Tapi kalau kita kembangkan pertanian, perkebunan dan pariwisata memungkinkan untuk bisa meningkatkan perekonomian di Pakpak Bharat,” jelas dia kemudian.

Naslindo Sirait mengatakan lebih jauh, bahwa membangun sektor pariwisata yang maju dan terintegrasi tidak boleh dikerjakan sendiri, tapi harus dengan kolaborasi yang jelas dari semua pihak.

“Walaupun kita tahu untuk mengembangkan itu semua kita tidak bisa secara sendiri. Misalnya kalau kita bicara pariwisata harus tersedia akses infrastruktur sehingga nanti orang bisa datang ke Daerah kita ini,” ucapnya.

Sekaitan dengan itu, Pemerintah terus berusaha membangun infrastruktur jalan, tapi juga para pelaku wisata, Dinas Pariwisata harus sudah mulai pula mempersiapkan berbagi objek wisata, salah satunya itu adalah meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia.

Pasalnya, kalau bicara tentang pengelolaan dan pengembangan pariwisata, SDM nya tidak disiapkan, pengembangannya nanti tidak seperti yang diharapkan. Kalau pengelolaan pariwisata, maka yang perlu adalah bagaimana pariwisata itu dibicarakan secara menyeluruh.

“Kita misalnya bangun destinasi objek wisata, jalan tidak terbangun itu juga tidak akan bisa orang datang. Kita bangun destinasi akomodasinya tidak tersedia, di mana orang tidur,” tutur Naslindo Sirait.

“Kita bangun pariwisata tapi kita tidak siapkan informasi dan promosi-promosi, siapa yang mengetahui kalau Daerah kita ada satu objek pariwisata yang bagus dan layak untuk dikunjungi,” jelasnya lagi.

Termasuk juga inovasi-inovasi penting yang berhubungan dengan itu, SDM yang terampil sehingga pada saat orang datang, maka orang itu bisa menikmati keindahan alam, bisa menikmati pariwisata yang ada di sini kepada orang lain.

Sehingga lanjut Naslindo Sirait, orang lain juga tertarik untuk datang. Jadi pariwisata itu sesungguhnya tidak bisa hanya sekali, ada banyak Daerah mempromosikan pariwisatanya luar biasa tapi begitu orang datang mereka kecewa.

“Maka kalau kita mau mengembangkan pariwisata Pakpak Bharat ini, walaupun itu tidak mudah, tapi harus terencana, terintegrasi. Semua harus berperan di dalamnya,” pungkas dia.

Loading

Penulis : Benny S

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

ITF Ar-Raniry Resmi Menjadi Lembaga Amil Zakat Tingkat Provinsi
Diduga Selingkuh dan Coba Suap Wartawan, Kepala SPPG Dramaga Babakan Berdalih ‘Friendly’
Berkedok Kedai Jamu, Bisnis Miras Bebas Beroperasi Diduga Akibat Main Mata dengan Oknum Forkopimcam
Kisah Amin Tukang Gali Kubur: Dapat Bantuan Material Bedah Rumah dari Swadaya Desa Ciadeg
BPR Malangbong Garut Optimistis Capai Target Lewat Semangat Kebersamaan
Bupati Cecep Dorong Digitalisasi PAD, SKPD Diminta Bongkar Potensi Retribusi
Gelar Aksi TasikUsik, KH Aminudin Bustomi Suarakan 5 Tuntutan Terkait Insiden Ponpes Sukoharjo
Aksi Bela Ponpes Hamalatul Qur’an Putri, Jangan Biarkan Marwah Pesantren Diinjak Atas Nama Penegakan Hukum 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 09:56 WIB

ITF Ar-Raniry Resmi Menjadi Lembaga Amil Zakat Tingkat Provinsi

Jumat, 6 November 2026 - 21:43 WIB

Diduga Selingkuh dan Coba Suap Wartawan, Kepala SPPG Dramaga Babakan Berdalih ‘Friendly’

Jumat, 6 November 2026 - 17:48 WIB

Berkedok Kedai Jamu, Bisnis Miras Bebas Beroperasi Diduga Akibat Main Mata dengan Oknum Forkopimcam

Jumat, 6 November 2026 - 16:59 WIB

Kisah Amin Tukang Gali Kubur: Dapat Bantuan Material Bedah Rumah dari Swadaya Desa Ciadeg

Jumat, 6 November 2026 - 16:26 WIB

BPR Malangbong Garut Optimistis Capai Target Lewat Semangat Kebersamaan

Berita Terbaru

Berita terbaru

ITF Ar-Raniry Resmi Menjadi Lembaga Amil Zakat Tingkat Provinsi

Sabtu, 7 Nov 2026 - 09:56 WIB