Tasikmalaya, MNP – Anak anak SMK Nahdlatul Ulama (NU) Kota Tasikmalaya yang berlokasi di Kelurahan Argasari Kecamatan Cihideung terlihat antusias mengikuti kegiatan Pramuka dalam rangka pemadatan menuju proses pelantikan Bantara.
Aceng Rudianto selaku pembina dan bagian Kesiswaan mengatakan, kegiatan ekstrakurikuler ini awal untuk cikal bakal pengkaderan, karena anak anak belum ada yang menjadi seorang anggota Bantara.
Diketahui, Bantara adalah satu kesatuan organisasi di bawah kepramukaan yang berada di lingkup wilayah SMA tingkat penegak, sehingga anak anak diharuskan melakukan kegiatan pelantikan supaya bisa mendapatkan ijin untuk memakai atribut seperti balok Bantara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini belum pelantikan tapi momen/pemadatan yang harus dilaksanakan kepada siswa untuk nanti bisa menempuh di tingkat pelantikan, kalau misalkan mereka sudah lolos dan berhasil melakukan kegiatan ini berhak dilantik dan itu dinyatakan lulus Bantara,” jelas Aceng Rudianto, Kamis (12/07/2024).
Kedepannya, kegiatan ini adalah untuk pengkaderan, nantinya mereka yang sudah dilantik bisa mendampingi peserta didik tingkat bawah yang selanjutnya.
“Nanti juga akan dibentuk struktur, bagiannya seperti apa dan tidak ada lagi menunjuk seseorang, karena sudah ada tupoksinya untuk keberlanjutan kegiatan ekstrakurikuler Pramuka SMK NU Argasari,” bebernya.
Sedikitnya terdapat 30 sampai 50 anak yang ikut kepramukaan, namun karena sekarang masih momen libur sekolah, sakit dan izin orang tua atau kegiatan lain seperti pesantren sehingga hanya beberapa orang saja yang ikut pemadatan.
Sebagai informasi, pramuka ini adalah ekstrakulikuler yang diwajibkan oleh Kemendikbud agar generasi muda memiliki jiwa nasionalisme yang lebih baik dan tertanam memiliki tanggung jawab.
Semua itu tertera di Trisatya dan Dasa Dharma, dimana anak itu harus bisa menerapkan apa yang tercantum dalam point tadi untuk diimplementasikan dalam kehidupan sehari hari.
Aceng Rudianto berharap setelah anak anak nanti lolos menjadi seorang anggota Bantara, mereka bisa merubah perilaku menjadi lebih baik.
“Dengan berpedoman kepada rukun Islam rukun iman, ditambah lagi dengan Trisatya dan Dasa Dharma pramuka,” pungkas Aceng Rudianto.
![]()
Penulis : Hendrik
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan