Tasikmalaya, MNP – Kelompok Belajar (KB) Harapan Jaya yang berada di kampung Citaman RW 04 kelurahan Sukajaya kota Tasikmalaya memiliki segudang prestasi.
Sekolah yang berdiri tahun 2006 ini dibawah kepengurusan PC HIMAPUDI Bungursari selalu mendapatkan penghargaan baik prestasi tingkat kecamatan maupun Kota.
Bahkan baru baru ini, PC HIMAPUDI Bungursari menjadi juara umum tingkat kota dalam Acara Jambore Daerah IV yang diselenggarakan di As-Sunah Paseh Tuguraja kecamatan Cihideung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari tujuh katagori mata lomba antara lain Microtheaching sebagai juara ketiga, APE Juara Harapan 1, IT Juara 3, Paduan Suara Juara 2, Mendongeng Juara 2, Kreasi Tenda Juara 2 dan Kreasi Tumpeng Juara 3.
Ema Ketua PC HIMAPUDI Kecamatan Bungursari mengucapkan terimakasih kepada seluruh Lembaga dan seluruh PTK Kec Bungursari yang sudah mengharumkan daerahnya.
“Saya tidak bisa membalas kebaikan semuanya, tapi mudah mudahan Allah SWT yang membalasnya, karena tanpa kerjasama dan kekompakan yang baik tidak mungkin kecamatan Bungursari menjadi Juara Umum,” kata Ema, Kamis (31/08/2023).
Dirinya meminta, peraihan prestasi tersebut harus dipertahankan dan bisa ditingkatkan kembali di Jambore Daerah tahun depan.
Namun lanjut Ema, ditengah prestasi yang dicapai, KB Harapan Jaya tidak memiliki sarana prasarana yang layak, salah satunya ruang kelas hanya beratap asbes dan dinding bersekat triplek, itupun menempel di rumah warga.
Padahal, dalam suatu proses belajar mengajar, sarana dan prasarana pendidikan merupakan salah satu penunjang suatu proses belajar mengajar supaya minat dari siswa semakin meningkat.
“Karena seorang siswa dalam melakukan aktivitas belajar memerlukan adanya dorongan tertentu, agar kegiatan belajarnya dapat menghasilkan prestasi belajar yang sesuai dengan tujuan yang diharapkan,” sebutnya.
Selain itu, sarana pendidikan adalah peralatan dan perlengkapan yang secara langsung dipergunakan dan menunjang proses pendidikan.
“Khususnya proses belajar mengajar seperti, ruangan kelas yang nyaman , alat-alat dan media pembelajaran bukan seperti sekarang,” ungkapnya.
Ema bersyukur, KB Harapan Jaya sekarang mendapatkan bantuan hibah dan berencana akan membangun ruang belajar yang layak buat siswa, itu berkat doa dari orang tua murid.
“Ruang belajar dibangun untuk menunjang sarana pendidikan, karena sarana perangkat perlengkapan termasuk ruang belajar yang nyaman akan menambah semangat proses pembelajaran,” terang Ema.
Pasalnya, program pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, melalui Peraturan Pemerintah No 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan yang menyangkut standar sarana dan prasarana pendidikan secara nasional.
Bab VII Pasal 42 dengan tegas menyebutkan bahwa setiap satuan pendidikan wajib memiliki sarana yang meliputi peralatan pendidikan, media pendidikan, buku dan sumber belajar lainnya, bahan habis pakai, serta perlengkapan lain yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran yang teratur dan berkelanjutan.
“Untuk itu saya berharap kepada pemerintah baik kota, propinsi maupun pusat untuk selalu membantu pendidikan mulai Paud, sampai tingkat atas,” pungkasnya.
Visi Misi KB Harapan Jaya
Visi
Terwujudnya anak anak dini yang Sehat, Cerdas, Ceria, Kreatif, Mandiri, Sehat dan Berakhul Karimah.
Misi
– Membentukanak usia dini agar terbentuk jiwa yang kuat dan sehat baik jasmani maupun rohani.
– Menumbuhkembangkan kecerdasan anak usia dini mengembangkan IQ dan SQ.
– Menumbuhkan jiwa anak yang ceria dan berkepribadian mandiri.
– Membentuk anak usia dini agar menjadi anak yang Sholeh dan Sholehah.
– Mewujudkan pribadi anak usia dini yang berakhul Karimah.
– Santun terhadap sesama, orang tua Guru dann orang lain.
![]()
Penulis : Soni/Gobreg
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan