Camat Bungursari hadiri Pengajian 10 Muharram di DKM Bani Musytari Kampung Lengo

Kamis, 27 Juli 2023 - 23:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Dalam rangka memperingati 10 Muharram 1445 Hijriah, masyarakat Kampung Lengo Kelurahan Bantarsari Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya gelar pengajian.

Dalam momen tersebut, sekaligus pemberian santunan kepada anak yatim piatu dan Jompo dirangkaikan tasyakuran Aqiqah Leondra Dern Abrisyam cucu dari Asep Rahmat Hidayat di Masjid Bani Musytari.

Hadir dalam acara tersebut Camat Bungursari Sodik Sunandi, tokoh agama , Katar Sasuhunan Lengo, masyarakat dan undangan lainnya, Jum’at malam (27/07/2023).

Camat Bungursari Sodik Sunandi mengapresiasi adanya pengajian penyambutan tahun baru Islam 1445 H yang dilakukan oleh masyarakat Lengo kelurahan Bantarsari.

“Dengan bergantinya tahun ini mari kita dijadikan sebagai waktu untuk melakukan muhasabah, evaluasi, introspeksi, terhadap perjalanan hidup selama ini agar ke depan lebih baik lagi,” pintanya.

Sodik pun menyambut baik santunan kepada anak yatim piatu dan jompo yang sudah menjadi tradisi tiap 10 Muharram disebut lebaran anak yatim.

“Alhamdulillah, kita masih bisa berbagi dengan kaum yang membutuhkan, apalagi anak yatim yang harus menjadi perhatian semua pihak,” kata Sodik.

Ditempat sama Ustadz Deden S.E DKM Masjid Bani Musytari menerangkan, sedikitnya 60 orang menerima santunan terdiri dari anak yatim-piatu dan jompo.

“Semoga amal kebaikan para dermawan di bulan 10 Muharram ini mendapat balasan Alloh SWT,” harapnya.

Sementara itu, Ustadz Cecep Hamdan Farid dalam ceramahnya mengucapkan alhamdulillah saat ini bisa berada dalam fase peralihan masa tahun hijriah, Bulan Dzulhijjah sebagai bulan terakhir berganti Muharram sebagai awal bulan tahun hijriah.

“Mari lebih menguatkan ketaqwaan terhadap Allah SWT agar kita tidak terpengaruh kepada isu yang berkembang saat ini, ada kejadian yang mengaku bahwa Al-Qur’an adalah perkataan Nabi bukan Kalamullah,” tegasnya.

Menurut Ustadz Cecep, pergantian tahun ini tidak boleh dimaknai sebagai pergantian waktu seperti biasanya.

“Karena momentum ini memiliki makna dan hikmah mendalam yang jika dimaksimalkan akan membuahkan kesuksesan dan keberkahan dalam hidup,” tandasnya. (Hendrik)

Loading

Berita Terkait

TBBR Ultimatum Polres Bartim: Bebaskan Dua Peladang Hayaping, Buka Sumber Data 11 Hektare
Saat Air Datang, Harapan Kembali Mengalir: TNI Salurkan Air Bersih untuk 450 Warga Sukarame
Rebutan Lapak Kerja Tambang di Inhu Memanas, Sekretaris Buruh Bongkar Muat Lapor Polisi 
Api Tiba-Tiba Membesar, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Kebakaran 6 Rumah di Pakpak Bharat
Kades Nagrak Diduga Diamankan Polisi, Terkait Kasus Lahan Summarecon
11 Hektare atau 1,1 Hektare? Penasehat Hukum Desak Kapolda Kalteng Klarifikasi Data Karhutla Hayaping
Fordayak Minta Penanganan Warga yang Diproses Kasus Ladang Dilakukan Bijak
Modus Hapus Berita Daring, Dua Oknum Wartawan Gadungan Diamankan di Tanjung Bintang 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 06:49 WIB

TBBR Ultimatum Polres Bartim: Bebaskan Dua Peladang Hayaping, Buka Sumber Data 11 Hektare

Rabu, 30 September 2026 - 06:40 WIB

Saat Air Datang, Harapan Kembali Mengalir: TNI Salurkan Air Bersih untuk 450 Warga Sukarame

Rabu, 30 September 2026 - 06:34 WIB

Rebutan Lapak Kerja Tambang di Inhu Memanas, Sekretaris Buruh Bongkar Muat Lapor Polisi 

Rabu, 30 September 2026 - 06:25 WIB

Api Tiba-Tiba Membesar, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Kebakaran 6 Rumah di Pakpak Bharat

Selasa, 29 September 2026 - 16:16 WIB

11 Hektare atau 1,1 Hektare? Penasehat Hukum Desak Kapolda Kalteng Klarifikasi Data Karhutla Hayaping

Berita Terbaru