PPDB di Kota Tasikmalaya Sarat Praktek ‘Titipan’, Murid ini Terjegal Sistem Zonasi 

Senin, 3 Juli 2023 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Muhammad Alfa Hidayat siswa asal SMPN 1 Kota Tasikmalaya akhirnya memilih mengundurkan diri dari calon peserta didik baru di SMAN 4 kota Tasikmalaya

Pasalnya sekolah tersebut bukan pilihannya untuk melanjutkan pendidikan, padahal hasil pendaftaran secara online yang bersangkutan dinyatakan telah di terima di SMAN 4

Menurut cerita Muhammad Alfa, dirinya telah lama ingin melanjutkan sekolahnya di SMAN 5 kota Tasikmalaya, akan tetapi oleh pihak SMPN 1 justru mendaftarkannya ke SMAN 4.

“Saya mah hayang sakola na oge (saya ingin sekolahnya juga, red) di SMA 5, tapi kenapa dipaksakan harus di SMAN 4,” ungkap Muhammad Alfa penuh kecewa, Senin (03/07/2023).

Dengan rasa kecewa, akhirnya dia mencoba mengikuti pendaftaran secara online di SMAN 5 dengan katagori jalur zonasi.

Akan tetapi dengan pendaftaran itu justru kedua orang tua siswa menjadi bimbang dan khawatir karena mereka berdomisili relatif jauh dari lokasi SMAN 5 kota Tasikmalaya.

Menanggapi permasalahan ini, Ketua umum DPP Garuda Pusaka Nusantara (Gapura) Tatang Sutarman berpandangan bahwa sistim prestasi dan Zonasi itu tidaklah lebih baik dan efektif ataupun efesien untuk mendapatkan calon siswa lebih baik.

“Justru sebaliknya kemungkinan besar sistim itu sarat akan manipulasi dan negosiasi kepentingan,” cetus Tatang Toke sapaan akrabnya.

Dirinya menyebutkan, pihaknya tahu bahwa siswa siswi yang diterima itu tidak semuanya murni berprestasi dan masuk pada wilayah zonasi.

“Bahkan ada indikasi setiap tahunnya ada saja para pejabat dan pihak lain yang bermain mata dengan pihak sekolah untuk menitipkan calon siswanya,” sebut Tatang Toke.

Pihaknyacuriga, penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Kota Tasikmalaya sarat dengan sogokan atau suap. Gapura juga menduga pihak sekolah banyak yang menerima murid titipan untuk meluluskan seorang siswa.

“Kami minta pihak berwajib menyelidiki dugaan titip menitip murid pada PPDB di Kota Tasikmalaya,” pungkas Tatang.  (SN)

Loading

Berita Terkait

Penghormatan untuk Almarhum, PSSI Kota Tasikmalaya Hentikan Turnamen Sepak Bola U-40
Warga Pasir Angin Lebak Tasikmalaya Sambut Baik Pembangunan TPT Lingkungan
Perkuat Akar Rumput Menuju Pemilu 2029, DPD NasDem Kota Tasikmalaya Gelar Pendidikan Politik dan Verifikasi Faktual
Dugaan Jual Beli Proyek Revitalisasi 2026 di SMAS Pasundan 1 Tasikmalaya Mencuat ke Publik
Sambut HUT ke-81 TNI, Gerakan Pangan Murah dan Bazar UMKM Diserbu Warga Tasikmalaya
Tingkatkan Ekonomi Warga, Kelurahan Sukajaya Gelar Pelatihan Tata Boga dan Menu Prasmanan
Jangan Coba Potong Dahannya! Pohon Raksasa di SDN Rodok Simpan Kisah Mencekam
Peringati HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Satlantas Polres Garut Gelar Baksos di Alun-Alun Tarogong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 17:49 WIB

Penghormatan untuk Almarhum, PSSI Kota Tasikmalaya Hentikan Turnamen Sepak Bola U-40

Selasa, 22 September 2026 - 15:43 WIB

Warga Pasir Angin Lebak Tasikmalaya Sambut Baik Pembangunan TPT Lingkungan

Selasa, 22 September 2026 - 14:44 WIB

Perkuat Akar Rumput Menuju Pemilu 2029, DPD NasDem Kota Tasikmalaya Gelar Pendidikan Politik dan Verifikasi Faktual

Selasa, 22 September 2026 - 14:26 WIB

Dugaan Jual Beli Proyek Revitalisasi 2026 di SMAS Pasundan 1 Tasikmalaya Mencuat ke Publik

Selasa, 22 September 2026 - 14:05 WIB

Sambut HUT ke-81 TNI, Gerakan Pangan Murah dan Bazar UMKM Diserbu Warga Tasikmalaya

Berita Terbaru