Tasikmalaya, MNP – 8 Mei merupakan hari Palang Merah Internasional dan Bulan Sabit Merah Sedunia sekaligus memperingati hari kelahiran Henry Dunant Pendiri Palang Merah Internasional yang kini menjadi bapak Palang Merah Internasional.
Terkait hal tersebut, Ketua Palang Merah Indonesia Kota Tasikmalaya H.Rahmat mengatakan, untuk momen tersebut sesuai dengan Tema Hari Palang Merah Internasional kali ini yaitu Melayani dengan Hati.
Artinya terang Rahmat, melayani dengan ikhlas penjabarannya adalah memberikan motivasi kepada para relawan, bagaimana secara ikhlas memberikan pelayanan kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ya, baik pelayanan sosial, bencana alam, kesehatan, kecelakaan lalulintas, maupun pelayanan darah. Kita harus lebih ikhlas lagi, karena dengan ikhlas kita akan lebih responsif dalam memberikan pelayanan,” ucap Rahmat, Selasa (09/05).
Dirinya berharap dengan kepalangmerahan sesuai dengan undang undang No.1 Tahun 2018, bahwa penyelenggara palang merah di dalam pasal. 1 menyebutkan adalah pemerintah dan Palang Merah Indonesia.
“Jadi harapannya aparatur pemerintah, mulai dari tingkat Kelurahan, Kecamatan di OPD, Sekretariat Daerah, Walikota, itu memahami arti atau pemahaman mengenai kepalangmerahan,” ucapnya.
Karena kata Rahmat, sampai saat ini pemerintah belum sangat terasa partisipasi memberikan motivasi untuk memberikan donor darah.
Pihaknya ingin bahwa aparatur itu memberikan contoh untuk berdonor darah, karena dengan mendonorkan darah semua kompak aparatur pemerintah.
“insyaallah masyarakat yang memerlukan darah yang rata rata perbulan 2400 labu darah tidak akan kesulitan,” sebutnya.
Dijelaskan Rahmat, PMI adalah Non Government yang tidak mempunyai Power untuk mengintruksikan para aparatur TNI, Polisi dan lain sebagainya.
“Kami mengharap para komandan, para kepala OPD itu menyadari akan kebutuhan darah di Kota Tasikmalaya yang sehari rata rata 80 labu darah untuk melayani 13 Rumah sakit swasta dan 1 Rumah Sakit Umum Daerah,” pungkasnya. (Lex)
![]()










Tinggalkan Balasan