TASIKMALAYA, MNP – Penemuan mayat di Kampung Leuwi Malang, RT 01 RW 03, Kelurahan Bantarsari, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, menggegerkan warga sekitar, Rabu malam (18/02).
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh kerabat korban, Yulinas, yang juga menjabat sebagai Ketua RT 02 RW 02 Kelurahan Cipedes, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya.
Menurut keterangan Yulinas saat diwawancarai awak media, ia awalnya mendatangi istri almarhum karena pada hari itu ada rencana pencairan dana di salah satu bank.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pihak bank meminta tanda tangan suami dan istri. Karena itu, Yulinas diminta menjemput suami istri tersebut yang diketahui sedang berada di kolam ikan miliknya di Kampung Leuwi Malang.
“Saya datang ke lokasi saung. Saya memanggil-manggil ‘Pak Haji, Pak Haji’, tapi tidak ada jawaban. Karena penasaran, saya membuka pintu saung. Saat pintu dibuka, Pak Haji Pupu sudah terbaring dengan mata menatap ke atas. Saya gemetar dan langsung lari memberi tahu warga sekitar,” jelas Yulinas.
“Setelah itu saya kembali ke lokasi bersama warga, lalu saya pejamkan matanya sambil membacakan doa, ‘Innalillahi wa innailaihi rojiun’. Setelah itu saya memberi kabar kepada istri dan keluarganya bahwa Pak Haji sudah meninggal dunia,” ujarnya lagi.
Sementara itu, Maman selaku Ketua RT 01 RW 03 Kampung Leuwi Malang membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan korban memang dikenal warga sebagai pemilik kolam ikan dan rutin datang setiap hari untuk memberi pakan ikan.
“Benar, korban memiliki kolam ikan di wilayah kami. Setiap hari beliau datang ke sini untuk memberi makan ikan. Saya juga kaget karena tadi banyak warga datang ke lokasi, tapi saya belum sempat ke sana karena ada acara,” ungkapnya.
Korban diketahui bernama Marpu (73). Berdasarkan keterangan saksi, korban diduga meninggal di lokasi sebelum ditemukan.
Selanjutnya, jenazah korban dibawa menggunakan mobil jenazah ke RSUD dr. Soekardjo untuk proses identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kematian.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Inafis maupun kepolisian terkait penyebab pasti kematian korban.
![]()
Penulis : DK
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan