Tasikmalaya, MNP – Sebuah program inovasi bertajuk “Pangan Pintar Skena Sadar Kesehatan Nutrisi dan Asupan Cegah New Stunting” resmi diluncurkan di Madrasah Bani Musytari Lengo, Kelurahan Bantarsari, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, pada Minggu (16/11/2025).
Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara kelompok Mahasiswa Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) PK 1A Universitas Siliwangi (Unsil) dengan Poltekkes Kemenkes, serta didukung penuh oleh Muspika setempat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat dan Lurah setempat, Kepala Bidang dari DPPKBP3A, Ketua TP PKK Kecamatan Bungursari, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Unsil, Direktur Poltekkes, serta para peserta dari kelompok ibu-ibu PKK, ibu balita, dan binaan P2WKSS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Safa Putri Alfaisa, Humas dari kelompok MBKM PK 1A Unsil, menjelaskan bahwa program ini mengusung kegiatan utama yaitu edukasi olahan sehat yang disampaikan langsung oleh pihak Poltekkes.
“Untuk kegiatan kali ini, alhamdulillah kelompok dari Universitas Siliwangi MBKM PK 1A berkolaborasi kembali dengan pihak Poltekkes. Kami mengusung program bernama Pangan Pintar dengan nama kegiatan SKENA Sadar Kesehatan Nutrisi dan Asupan,” ujar Safa.
Acara diisi dengan simbolis penyerahan sarana berupa tempat cuci tangan dan tempat sampah, dilanjutkan dengan lomba pembuatan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) yang bertujuan untuk mencegah stunting baru. Lomba ini diikuti oleh empat kelompok peserta.
Safa berharap kolaborasi antara Unsil, Poltekkes, dan Dinas PPKBP3A dapat terus berlanjut. Ia juga berharap agar materi dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat RW 10 Kampung Lengo dapat berdampak secara langsung dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Program inovasi Pangan Pintar SKENA ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesadaran gizi dan kualitas asupan makanan di tingkat keluarga, sekaligus mendukung upaya Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam menekan angka stunting.
![]()
Penulis : Hendrik
Editor : Redi Setiawan






