Tasikmalaya, MNP – Hari ini ribuan anak Kota Tasikmalaya sumringah mengikuti acara BigBukBer sekaligus mendapatkan santunan dari panitia yang dilaksanakan di Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Minggu (02/04).
Dari 10 kecamatan se-Kota Tasikmalaya, tiap kelurahan mengirimkan anak yatim untuk mengikuti acara BigBukBer yang dimeriahkan oleh beragam pertunjukan.
Namun, entah siapa yang salah, anak yatim di kelurahan Bungursari Kecamatan Bungursari tidak terdaftar dalam acara hajat tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pasalnya, dari tujuh kelurahan, hanya ada enam saja yang mendapat undangan. Hal itu menjadi sorotan dari tokoh masyarakat sekaligus aktivis di Kota Tasikmalaya.
Seperti yang diutarakan Asep Solehudin alias Asep Devo. Dia sangat menyayangkan kejadian tersebut.
“Sangat disayangkan, kenapa kelurahan Bungursari tidak mengirimkan nama anak anak yatim untuk menerima santunan ke Masjid agung. Apakah pihak kelurahan yang salah atau tidak ada informasi sekali. Kan kasihan yatim yang ada di Kelurahan Bungursari,” tandas Asep Devo.
Diketahui, sekitar 147 anak yatim asal kecamatan Bungursari diundang dalam acara Penyaluran santunan sebanyak 2323 orang anak yatim dalam acara Rundown Acara Big Bukber yang bertempat di Masjid Agung Kota Tasikmalaya.
Adapun data anak yatim yang berasal dari Kecamatan Bungursari diantaranya Kelurahan Sukalaksana 29 orang, Sukarindik 28 orang, Sukajaya 17 orang, Bantarsari 23 orang, Cibunigeulis 33 orang dan Sukamulya 17 orang. (Gobreg).
![]()









Tinggalkan Balasan