Pakpak Bharat, MNP – Pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat kecamatan Kerajaan tahun 2023 berlangsung sukses dan meriah yang dibuka Plt Asisten Administrasi dan Pembangunan Pakpak Bharat Sahat Parulian Boangmanalu S.Pd.MM.
Dalam sambutanya ia mengatakan, MTQ di Dusun Lae Leam desa Surung Mersada tingkat kecamatan Kerajaan kali ini dipandang sebagai sebuah simbol yang tinggi dalam nilai-nilai toleransi antar umat beragama di kabupaten Pakpak Bharat.
Menurut Sahat, MTQ hari ini sangat luar biasa meriahnya, rapi dan dekorasinya juga sangat istimewa ini justru dirancang oleh seorang yang notabene adalah saudara umat Nasrani (Kristen).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini benar benar keberagaman yang paling indah yang baru pernah saya lihat dan berharap sebagai contoh untuk daerah lain dalam kehidupan yang sangat menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama,” ujar Sahat.
Senada dengan itu, Sekretaris Kementerian Agama kabupaten Pakpak Bharat Ust,Malindung Capah S.Ag menyebut, MTQ ini sangat luar biasa, pasalnya Ketua Panitia yang menjabat Kepala Desa Surung Mersada Kelleng Kebeaken adalah seorang umat kristiani (Nasrani), tapi bisa membuat kegiatan meriah.
“Beliau disini bukan sekedar hadir sebagai seorang kepala desa saja, namun lebih membagakan kita adalah beliau sebagai Ketua Panitia pelaksana MTQ tingkat kecamatan Kerajaan,” ujar Ust Malindung.
Ditempat sama, Camat Kerajaan Febriansyah Boangmanalu dalam sambutannya mengaku, baginya pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan Kerajaan kabupaten Pakpak Bharat kali ini terasa sangat istimewa.
Febriansyah menuturkan, kehadiran Kelleng Kebeaken mengambil alih kendali dalam pelaksanaan kegiatan MTQ ini sekaligus sebagai ketua panitia telah dengan segala upayanya dapat merancang acara ini begitu apik.
“Ini benar -benar sebuah keberagaman yang indah, disini di Dusun Lae Leam Desa Surung Mersada ini dapat kita lihat pesan moral dimana sangat indah toleransi antar umat beragam itu dan pesan toleransi ini harus sampai ke seluruh dunia,” harap Febriansyah.
Dia menilai, masyarakat Kecamatan Kerajaan mampu menjaga apa itu keindahan dari toleransi dan perbedaan itu sungguh suatu hal yang sangat indah.
Sebab kata Febriansyah, sosok Kelleng Kebeaken adalah seorang Nasrani yang taat, tapi dia banyak melibatkan diri dalam setiap perhelatan keagamaan baik di lingkungan gereja dan lainnya.
“Hari ini kita telah melihat bahwa beliau sudah dapat melaksanak kegiatan MTQ ini dengan sukses dan sangat meriah walaupun beliau seorang Nasrani dan ini harus kita pertahankan, tingkatkan dalam kehidupan kita sehari hari bahwa toleransi antar umat beragama itu sangat indah,” tandas Febriansyah. (Benny. S)
![]()










Tinggalkan Balasan