TASIKMALAYA, MNP — Pengurus Cabang (Pengcab) Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kabupaten Tasikmalaya turut mengambil bagian dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.
Keikutsertaan tersebut menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga domino sekaligus upaya memperluas pembinaan atlet di Kabupaten Tasikmalaya.
Para atlet ORADO Kabupaten Tasikmalaya secara resmi dilepas oleh Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP., pada Rabu (28/10/2026), untuk mengikuti kompetisi olahraga tingkat provinsi tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelepasan atlet ini menjadi bentuk dukungan terhadap partisipasi insan olahraga daerah dalam ajang kompetisi yang diharapkan mampu melahirkan prestasi serta memperkuat eksistensi cabang olahraga yang terus berkembang di tengah masyarakat.
Ketua Pengcab ORADO Kabupaten Tasikmalaya, Jajat Sudrajat, menyampaikan bahwa keikutsertaan para atlet dalam Porprov Jabar 2026 merupakan sebuah kebanggaan sekaligus kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan kualitas atlet domino Kabupaten Tasikmalaya di tingkat provinsi.
Menurutnya, olahraga domino tidak sekadar mengandalkan keberuntungan. Permainan ini membutuhkan konsentrasi, strategi, ketelitian, kemampuan membaca situasi, serta pengendalian emosi dalam mengambil keputusan.
“Keikutsertaan dalam Porprov Jawa Barat 2026 menjadi kesempatan bagi para atlet untuk mengukur kemampuan, menambah pengalaman bertanding, dan membuktikan bahwa olahraga domino memiliki potensi untuk dikembangkan melalui pembinaan yang terarah,” demikian inti harapan yang disampaikan dalam konteks keikutsertaan ORADO Kabupaten Tasikmalaya.
Sementara itu, dukungan Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin melalui pelepasan atlet diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi para atlet dan jajaran pengurus untuk memberikan penampilan terbaik selama mengikuti kompetisi.
Dukungan pemerintah daerah terhadap pembinaan olahraga menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong partisipasi masyarakat, memperluas kesempatan berkompetisi, serta membangun semangat berprestasi di berbagai cabang olahraga.
Dalam konteks tersebut, keikutsertaan ORADO diharapkan tidak berhenti sebatas partisipasi dalam kejuaraan, tetapi juga menjadi langkah awal untuk memperkuat sistem pembinaan, menjaring atlet potensial, dan membangun regenerasi atlet domino di Kabupaten Tasikmalaya.
Jajat Sudrajat juga berharap para atlet mampu menjaga sportivitas, menghormati lawan tanding, serta menjunjung tinggi nilai persaudaraan selama berlaga.
Membawa nama daerah dalam kompetisi tingkat provinsi, menurutnya, merupakan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan disiplin dan sikap profesional.
ORADO sebagai organisasi olahraga domino nasional memiliki peluang untuk memperkenalkan permainan domino dalam format kompetisi yang terorganisasi, dengan aturan pertandingan dan penilaian yang jelas.
Melalui pembinaan serta kompetisi yang terarah, olahraga ini diharapkan dapat berkembang sebagai aktivitas olahraga yang menitikberatkan pada kemampuan berpikir strategis dan ketelitian.
Keikutsertaan ORADO Kabupaten Tasikmalaya dalam Porprov Jabar 2026 pun menjadi bagian dari dinamika perkembangan olahraga daerah.
Tantangan berikutnya adalah memastikan pembinaan atlet berjalan berkelanjutan, dukungan organisasi semakin kuat, serta kesempatan mengikuti kompetisi terus terbuka.
Dengan semangat kebersamaan dan tekad meraih prestasi, atlet ORADO Kabupaten Tasikmalaya diharapkan mampu memberikan hasil terbaik sekaligus menjaga nama baik daerah di panggung olahraga Jawa Barat.
![]()
Penulis : Soni
Editor : Redi Setiawan










Tinggalkan Balasan