Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kuala Cenaku Tanam Jagung Pipil di Lahan 1 Hektare

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INDRAGIRI HULU, RIAU, MNP – Polsek Kuala Cenaku, Polres Indragiri Hulu (Inhu), melaksanakan kegiatan penanaman jagung pipil di lahan seluas satu hektare di Dusun Manunggal, RT 12/RW 06, Desa Tanjung Sari, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, Jumat (16/10/2026).

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polsek Kuala Cenaku terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan pertanian dan keterlibatan masyarakat dalam sektor produksi pangan.

Penanaman jagung tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kuala Cenaku, IPTU Dahniel S. Panjaitan, S.Sos., M.H., bersama Kepala Desa Tanjung Sari, Rasimun, serta personel Polsek Kuala Cenaku.

Turut hadir KSPK I Aiptu TM. Manulang, S.H., KSPK II Aiptu Riski Aris, Bhabinkamtibmas Aiptu M. Nurhadi, dan Bhabinkamtibmas Brigadir Andika Candra.

Adapun lahan yang digunakan merupakan lahan milik petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Hutan Berkat Usaha, dengan Mahmudin sebagai koordinator kelompok dan Syamsudin sebagai petani pengelola.

Lokasi penanaman berada di kawasan lahan gambut berbentuk hamparan dengan sumber pengairan dari parit atau kanal.

Jagung yang ditanam merupakan varietas hibrida dengan jarak tanam 20 x 40 sentimeter. Lahan tersebut tercatat berada pada titik koordinat 0.4040S, 102.7188E.

Kapolsek Kuala Cenaku IPTU Dahniel S. Panjaitan berharap kegiatan penanaman jagung pipil ini dapat mendukung program ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat untuk terus mengoptimalkan potensi lahan pertanian yang tersedia.

Dukungan terhadap sektor pertanian diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga berlanjut pada pemeliharaan tanaman, pendampingan petani, hingga hasil panen yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan demikian, keberhasilan program ketahanan pangan perlu diukur melalui keberlanjutan budidaya, produktivitas lahan, serta hasil panen yang dapat meningkatkan ketersediaan pangan dan kesejahteraan petani.

Kegiatan penanaman jagung pipil dimulai pada pukul 10.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 11.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali.

Loading

Penulis : Jun

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

“Domba Adu” : Saat Ulama dan HPDKI Menyatukan Agama, Budaya dan Ekonomi Umat
SMKN 6 Garut Terima Bantuan Revitalisasi Pembangun RPS Teknik Komputer dan Jaringan
Pengacara PT SJP Buka Suara Soal Tambang, Siap Tempuh Jalur Hukum, Legalitas Dokumen Tetap Minta Diuji
Kisah Haru Dede Ari Warga Lumpuh Sejak Kecil, Famili FHF Siap Salurkan Donasi Lewat Live TikTok
Situ Gede Tasikmalaya Mengering, Pedagang Ikan Menjerit Hasil Tangkapan Anjlok
PPK Cetak Sawah Sulsel di Luwi Utara Tetap Bungkam! Ada Apa di Balik Anggaran Rp11 Juta Per Hektare?
Progres Pemulihan Bencana Pakpak Bharat Dinilai Positif, Satgas PRR Siapkan Laporan untuk Presiden
Warga Perumahan Mutiara Citra Gelar Tasyakur Binikmat, Apresiasi Pembangunan Dana Reses

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:47 WIB

“Domba Adu” : Saat Ulama dan HPDKI Menyatukan Agama, Budaya dan Ekonomi Umat

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:25 WIB

SMKN 6 Garut Terima Bantuan Revitalisasi Pembangun RPS Teknik Komputer dan Jaringan

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Pengacara PT SJP Buka Suara Soal Tambang, Siap Tempuh Jalur Hukum, Legalitas Dokumen Tetap Minta Diuji

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Kisah Haru Dede Ari Warga Lumpuh Sejak Kecil, Famili FHF Siap Salurkan Donasi Lewat Live TikTok

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Situ Gede Tasikmalaya Mengering, Pedagang Ikan Menjerit Hasil Tangkapan Anjlok

Berita Terbaru